Soal-soal Lesi Saraf Kranial dan Batang Otak

Soal-soal Lesi Saraf Kranial dan Batang Otak

1.

Seorang wanita 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan wajah sebelah kanan tiba‑tiba terasa lemah sejak 1 hari yang lalu. Pasien mengeluh sulit menutup mata kanan dan sudut mulut tampak mencong ke kiri. Pada pemeriksaan didapatkan pasien tidak dapat mengangkat alis kanan dan lipatan nasolabial kanan menghilang. Diagnosis paling mungkin adalah:

A. Stroke iskemik

B. Bell’s palsy

C. Myasthenia gravis

D. Tumor parotis

E. Neuralgia trigeminal


2.

Seorang pria 40 tahun datang dengan keluhan wajah kiri tiba‑tiba tidak dapat digerakkan sejak pagi hari. Pasien juga mengeluh suara terdengar lebih keras pada telinga kiri. Mekanisme yang paling mungkin menyebabkan keluhan tersebut adalah:

A. Paralisis otot masseter

B. Paralisis otot stapedius

C. Paralisis otot levator palpebrae

D. Kerusakan nervus trigeminus

E. Kerusakan nervus vestibulokoklear


3.

Seorang pasien dengan Bell’s palsy mencoba menutup mata tetapi bola matanya justru bergerak ke atas. Fenomena ini disebut:

A. Doll’s eye phenomenon

B. Bell’s phenomenon

C. Marcus Gunn pupil

D. Horner syndrome

E. Internuclear ophthalmoplegia


4.

Seorang wanita 28 tahun didiagnosis Bell’s palsy sejak 24 jam yang lalu. Terapi farmakologis lini pertama yang paling tepat adalah:

A. Antibiotik

B. Antikoagulan

C. Kortikosteroid oral

D. Antiepilepsi

E. Beta blocker


5.

Seorang pasien Bell’s palsy mengeluh mata terasa kering dan sering berair karena tidak dapat menutup mata dengan sempurna. Komplikasi yang paling mungkin terjadi bila kondisi ini tidak ditangani adalah:

A. Katarak

B. Glaukoma

C. Keratitis eksposur

D. Ablasio retina

E. Degenerasi makula


6.

Seorang dokter melakukan pemeriksaan untuk menilai derajat kelumpuhan wajah pada pasien Bell’s palsy. Sistem klasifikasi yang digunakan adalah:

A. Glasgow Coma Scale

B. House–Brackmann scale

C. Rankin scale

D. NIH Stroke Scale

E. APACHE II


7.

Seorang pasien datang dengan kelemahan wajah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan pasien masih dapat mengangkat kedua alis dengan baik namun sudut mulut kiri tampak menurun. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Bell’s palsy

B. Lesi perifer nervus fasialis

C. Stroke (lesi sentral)

D. Neuralgia trigeminal

E. Myasthenia gravis


8.

Seorang pasien Bell’s palsy mengeluh penurunan kemampuan mengecap pada bagian depan lidah. Struktur saraf yang paling mungkin mengalami gangguan adalah:

A. Nervus glossopharyngeus

B. Chorda tympani

C. Nervus hypoglossus

D. Nervus trigeminus

E. Nervus vagus


9.

Seorang wanita hamil trimester ketiga datang dengan keluhan wajah kiri tiba‑tiba lemah. Faktor risiko yang paling berperan pada kondisi ini adalah:

A. Hipotiroidisme

B. Kehamilan

C. Hiperkolesterolemia

D. Anemia

E. Asma


10.

Seorang pasien Bell’s palsy datang kontrol setelah 4 bulan namun tidak ada perbaikan fungsi wajah. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah:

A. Observasi saja

B. Pemberian antibiotik

C. Rujuk ke spesialis saraf

D. Pemberian diuretik

E. Terapi antihistamin