Soal Amblyopia

Soal Amblyopia

1.

Seorang anak usia 6 tahun datang ke puskesmas untuk skrining mata. Ia tampak kesulitan membaca huruf kecil dengan mata kirinya, namun tidak mengeluh. Pemeriksaan menunjukkan visus OD 6/6 dan OS 6/18. Tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan mata. Diagnosis paling mungkin adalah:

A. Konjungtivitis alergi

B. Amblyopia

C. Strabismus

D. Katarak subklinik

E. Miopia ringan


2.

Seorang anak usia 4 tahun dengan amblyopia anisometropik ringan mendapat kacamata koreksi. Setelah 6 minggu, visus belum membaik. Terapi berikutnya yang paling tepat adalah:

A. Koreksi atropin topikal pada mata amblyopia

B. Pemberian antibiotik topikal

C. Patching pada mata sehat

D. Pembedahan refraktif

E. Steroid sistemik


3.

Tujuan utama pemeriksaan refleks merah pada bayi adalah:

A. Mendeteksi peningkatan tekanan intraokular

B. Menilai kerusakan retina perifer

C. Mendeteksi hambatan aksis visual seperti katarak kongenital

D. Mengukur akomodasi dan refraksi

E. Menentukan sudut iridokorneal


4.

Seorang anak 5 tahun mengalami amblyopia. Orang tua tidak kooperatif dan menolak melakukan terapi patching. Tindakan paling tepat dari dokter layanan primer adalah:

A. Menghentikan terapi dan menunggu anak dewasa

B. Memberikan vitamin mata

C. Memberi edukasi berulang dan merujuk ke spesialis mata

D. Meresepkan antibiotik untuk jaga-jaga

E. Melatih anak menggunakan satu mata saja


5.

Seorang anak usia 7 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram di mata kiri. Pemeriksaan visus menunjukkan 6/6 di kanan dan 6/60 di kiri. Setelah 6 minggu koreksi kacamata, tidak ada perbaikan. Apa indikasi rujukan pada kasus ini?

A. Tidak ada, lanjutkan terapi kacamata

B. Rujuk karena usia di atas 5 tahun

C. Rujuk karena amblyopia berat yang tidak membaik dengan terapi konservatif

D. Tunggu sampai usia 10 tahun

E. Berikan antibiotik profilaksis