
Pemeriksaan Fluorescein Angiography (FAG)
Definisi
Fluorescein Angiography (FAG) adalah pemeriksaan pencitraan retina dan koroid menggunakan zat fluorescein sodium 10–20% yang disuntikkan intravena. Zat ini menyebar ke sirkulasi retina–koroid dan dipantau dengan kamera fundus khusus berfilter biru, menghasilkan gambar dinamika aliran darah retina dan koroid.¹
Tujuan
Menilai sirkulasi retina dan koroid.
Mengidentifikasi kebocoran, oklusi, atau neovaskularisasi.
Membantu diagnosis penyakit vaskular retina (retinopati diabetik, RVO, ARMD).
Panduan terapi laser fotokoagulasi.
Evaluasi pasca-terapi (laser, injeksi intravitreal, pembedahan).²
Alat dan Bahan
Fluorescein sodium (5 mL, konsentrasi 10–20%).
Kamera fundus fluorescein angiography system dengan filter eksitasi (biru, 490 nm) dan emisi (kuning, 530 nm).
Jarum intravena.
Ruang pemeriksaan semi-gelap.³
Cara Pemeriksaan
Persiapan Pasien
Jelaskan prosedur dan kemungkinan efek samping (mual, urin kuning).
Pasien diminta puasa ringan ±2 jam.
Pasang jalur intravena di vena antekubiti.
Pengambilan Gambar Awal (Pra-injeksi)
Ambil foto fundus berwarna untuk perbandingan.
Injeksi Fluorescein
Suntikkan fluorescein sodium secara bolus intravena (biasanya 5 mL).
Segera mulai pemotretan fundus.
Pengambilan Gambar Serial
Foto cepat setiap 1–2 detik pertama (fase awal).
Lanjutkan foto setiap beberapa detik hingga menit (fase lanjut).
Fase Angiografi
Choroidal flush (10–12 detik) → fluorescein masuk ke koroid.
Arteri retinal filling (12–15 detik).
Arteriovenous phase (15–20 detik).
Venous phase (20–30 detik).
Late phase (>5 menit) → kebocoran, staining, pooling dapat terlihat.⁴
Interpretasi Temuan
Normal: pengisian retina & koroid sesuai fase, tidak ada kebocoran.
Hipofluoresensi:
Blocked fluorescence (tertutup perdarahan/eksudat).
Filling defect (oklusi pembuluh darah).
Hiperfluoresensi:
Leakage (neovaskularisasi, edema makula).
Staining (dinding pembuluh, jaringan parut).
Pooling (akumulasi pada ruang patologis, misalnya PED).
Window defect (atrofi RPE).⁵
Komplikasi dan Efek Samping
Umum (ringan): mual, muntah, urin dan kulit berwarna kuning-oranye sementara.
Jarang (berat): sinkop vasovagal, reaksi alergi, anafilaksis.
Kontraindikasi relatif: alergi fluorescein, insufisiensi ginjal/hepar berat, kehamilan (hati-hati).⁶
Korelasi Klinis
Retinopati diabetik: menunjukkan mikroaneurisma, kebocoran, non-perfusi kapiler.
Retinal vein occlusion (RVO): menunjukkan perfusi vs non-perfusi, edema makula.
ARMD (Age-Related Macular Degeneration): mendeteksi neovaskularisasi koroid.
Oklusi arteri retina: filling defect.
Tumor intraokular: pola vaskularisasi abnormal.⁷