Pemeriksaan Elektroretinografi (ERG)

Pemeriksaan Elektroretinografi (ERG)

Definisi

Elektroretinografi (ERG) adalah pemeriksaan penunjang oftalmologi berupa pencatatan aktivitas listrik retina sebagai respons terhadap rangsangan cahaya. Pemeriksaan ini merekam fungsi lapisan retina, terutama sel fotoreseptor (batang & kerucut), sel bipolar, dan sel Müller.¹

Tujuan

1.

Menilai fungsi retina secara global.

2.

Membedakan kelainan retina difus (misalnya retinitis pigmentosa) dari kelainan lokal (misalnya degenerasi makula).

3.

Membantu diagnosis diferensial kebutaan kongenital pada anak.

4.

Mengevaluasi kelainan retina herediter, toksik, atau inflamasi.

5.

Memantau efek obat toksik pada retina (misalnya hidroksiklorokuin).²

Alat dan Bahan

Stimulator cahaya (Ganzfeld dome untuk stimulasi difus).

Elektroda korneal / konjungtiva (misalnya DTL fiber, Burian-Allen electrode).

Elektroda referensi dan ground (dipasang di kulit sekitar mata/dahi).

Amplifier & komputer analisis sinyal.

Obat anestesi topikal (untuk kenyamanan pemasangan elektroda).³

Cara Pemeriksaan

6.

Persiapan

Pasien dijelaskan prosedur.

Anestesi topikal diteteskan.

Elektroda diletakkan di kornea/konjungtiva, serta referensi & ground di kulit.

7.

Adaptasi

ERG scotopic (batang) → pasien adaptasi gelap 20 menit.

ERG photopic (kerucut) → pasien adaptasi terang 10 menit.

8.

Stimulasi & Pencatatan

Cahaya kilat (flash ERG) atau pola (pattern ERG) diproyeksikan.

Aktivitas listrik retina direkam, diperkuat, dan ditampilkan sebagai kurva.

9.

Komponen Gelombang

a-wave: defleksi negatif pertama, berasal dari fotoreseptor.

b-wave: defleksi positif berikutnya, berasal dari sel bipolar & Müller.

c-wave: kadang terlihat, berasal dari epitel pigmen retina.⁴

Jenis ERG

10.

Full-field (Ganzfeld) ERG

Menilai fungsi retina difus (seluruh retina).

Penting pada retinitis pigmentosa, amaurosis kongenital.

11.

Pattern ERG (PERG)

Stimulus berupa pola (checkerboard).

Menilai fungsi sel ganglion retina.

Berguna untuk glaukoma awal.

12.

Multifocal ERG (mfERG)

Menilai fungsi retina di area makula dengan resolusi spasial tinggi.

Digunakan pada degenerasi makula terkait usia (AMD).

13.

Focal ERG

Menilai area retina tertentu (misalnya makula saja).

14.

Scotopic & Photopic ERG

Scotopic → fungsi batang (adaptasi gelap).

Photopic → fungsi kerucut (adaptasi terang).⁵

Interpretasi Hasil

Normal → a-wave & b-wave jelas, amplitudo normal.

Retinitis pigmentosa → amplitudo ERG sangat menurun atau hilang (fungsi batang & kerucut terganggu).

AMD → ERG full-field relatif normal, tetapi mfERG abnormal di makula.

Glaukoma → PERG abnormal (ganglion retina terganggu).

Toksisitas obat (klorokuin, vigabatrin) → perubahan amplitudo & latensi ERG.⁶

Korelasi Klinis

Retina herediter: retinitis pigmentosa, amaurosis kongenital Leber.

Retina didapat: toksisitas obat, degenerasi makula, oklusi vaskular retina.

Neuro-oftalmologi: membedakan kebutaan retina vs saraf optik.

Pediatri: evaluasi kebutaan kongenital pada bayi/anak.⁷


✏️ Kasih pendapatmu mengenai artikel ini! Yuk, klik disini