
Flood Ocular Tissue
Alat dan Bahan
Larutan steril (NaCl fisiologis 0,9% atau Ringer laktat).
Infus set / syringe besar (20–50 ml) / irigasi botol khusus.
Spekulum kelopak mata (jika ada) untuk menjaga kelopak tetap terbuka.
Sarung tangan bersih.
Tisu/kapas steril untuk membersihkan cairan berlebih.¹,²,³
Tujuan
Mengencerkan dan menghilangkan zat iritan, bahan kimia, atau benda asing pada permukaan mata.
Mengurangi kerusakan epitel kornea dan konjungtiva akibat paparan kimia.
Menurunkan risiko komplikasi serius seperti keratitis kimia, ulkus kornea, atau perforasi.¹,²,³
Prinsip Dasar
Harus dilakukan secepat mungkin pada kasus trauma kimia mata.
Volume larutan harus cukup banyak (500–1000 ml pada trauma berat).
Irigasi dilakukan dengan arah dari nasal ke temporal agar tidak mencemari mata kontralateral.
Evaluasi pH konjungtiva dapat digunakan untuk menentukan kecukupan irigasi (target pH normal 7,0–7,4).¹,²,³,⁴
Langkah-Langkah
Cuci tangan, gunakan sarung tangan.
Posisikan pasien duduk atau berbaring dengan kepala sedikit dimiringkan ke sisi mata yang terkena.
Buka kelopak dengan jari atau spekulum.
Arahkan aliran larutan steril ke kantung konjungtiva, mulai dari nasal ke temporal.
Lanjutkan irigasi hingga zat asing/kimia hilang dan pH konjungtiva kembali normal.
Bila ada debris, lakukan eversi kelopak dan bersihkan partikel residu.
Setelah selesai, keringkan kulit sekitar dengan tisu steril, lalu evaluasi ulang visus dan kondisi kornea.¹,²,³,⁴
Edukasi Pasien
Penting segera mencari pertolongan medis bila terkena bahan kimia pada mata.
Jangan menunda irigasi; semakin cepat dilakukan, semakin baik prognosisnya.
Setelah tindakan awal, pasien tetap memerlukan evaluasi lanjutan (slit lamp, pemeriksaan kornea, pemberian obat tambahan).
Kontrol rutin diperlukan untuk mencegah komplikasi jangka panjang (sindrom mata kering, jaringan parut kornea).¹,²,³,⁴