
Anatomi, Fisiologi Sklera dan Episklera
Batasan
Sklera adalah lapisan jaringan ikat fibrous berwarna putih yang membentuk struktur luar bola mata, berfungsi melindungi dan mempertahankan bentuk mata. Episklera adalah lapisan jaringan ikat tipis yang terletak tepat di atas sklera dan mengandung pembuluh darah yang menyuplai nutrisi ke sklera.¹,²
Anatomi
Sklera, bersama kornea, membentuk bagian terluar dari dinding bola mata dan tersambung dengan kornea di bagian anterior melalui limbus. Ketebalan sklera bervariasi, mulai dari 0,3 mm di bagian posterior tempat masuknya nervus optikus hingga 1 mm di ekuator mata.¹,³
Struktur Lapisan Sklera
Sklera terdiri atas tiga lapisan utama:
Episklera: Lapisan terluar yang tersusun dari jaringan ikat longgar dengan banyak pembuluh darah.
Stroma sklera: Lapisan tengah yang merupakan komponen utama sklera, tersusun dari kolagen tipe I dalam berkas-berkas tebal tidak teratur, elastin, dan proteoglikan.
Lamina fusca: Lapisan dalam yang tipis, berbatasan dengan koroid, dan mengandung melanosit.¹,³,⁴
Struktur Histologi
Sklera tersusun dari kolagen tipe I dalam berkas-berkas tebal yang tidak teratur, yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada bola mata. Stroma sklera mengandung elastin dan proteoglikan. Episklera mengandung pembuluh darah, fibroblas, dan serat elastis.¹,⁴
Fisiologi
Fungsi utama sklera adalah:
Mempertahankan bentuk bola mata
Melindungi struktur intraokular dari trauma mekanis dan infeksi
Memberikan resistensi terhadap tekanan intraokular
Menyediakan tempat perlekatan otot-otot ekstraokular
Sementara itu, episklera berperan menyediakan nutrisi dan oksigen untuk lapisan sklera yang tidak memiliki pembuluh darah (avaskuler).¹,⁵
Vaskularisasi
Sklera tidak memiliki pembuluh darah (avaskuler), namun mendapatkan suplai darah dari pembuluh darah episklera yang berasal dari:
Arteri siliaris anterior: Berasal dari arteri oftalmika dan memasok bagian anterior bola mata serta episklera anterior.
Arteri siliaris posterior: Berasal dari arteri oftalmika dan memasok bagian posterior bola mata, termasuk area sekitar nervus optikus.
Pembuluh-pembuluh darah ini membentuk jaringan vaskuler yang kaya di episklera dan menyuplai nutrisi serta oksigen ke lapisan sklera yang lebih dalam melalui proses difusi.¹,⁴
Innervasi
Sklera dipersarafi oleh cabang saraf siliaris posterior yang berasal dari nervus trigeminus (saraf kranial V). Saraf ini menghantarkan sensasi nyeri dan sensasi lainnya dari sklera dan episklera.¹