
Anatomi dan Fisiologi Retina
Anatomi Retina
Retina menutupi dua pertiga posterior bola mata dan terdiri dari:
Pars optica retina: bagian retina yang bertanggung jawab untuk fungsi visual, membentang dari papil optikus hingga ora serrata.
Pars caeca retina: bagian anterior retina yang tidak memiliki fungsi visual, berlanjut hingga epitel pigmen badan siliaris.¹³
Substruktur Retina Sentral
| Struktur | Letak dan Ukuran | Ciri Khas |
|---|---|---|
| Makula lutea | 3,5 mm temporal dari papil N II | Warna kuning, xantofil tinggi, didominasi oleh sel kerucut |
| Fovea | Pusat makula, diameter 1,5 mm | Depresi, hanya konus, akurasi visual tinggi |
| Foveola | Pusat fovea, diameter 0,35 mm | Tidak ada sel ganglion, hanya sel sel kerucut |
| Umbo | Titik pusat foveola | Refleks cahaya maksimal |
| Ora serrata | Perbatasan retina dan badan siliaris | Transisi ke epitel pigmen siliaris |
Lapisan Histologis Retina
Retina memiliki 10 lapisan dari luar ke dalam:
Epitel Pigmen Retina (RPE): Menyerap cahaya, mendaur ulang vitamin A, dan menjaga sawar darah-retina luar.
Lapisan Fotoreseptor: Mengandung sel batang dan kerucut yang memulai proses fototransduksi.
Membran Limitans Eksternus: Zona penghubung antara sel fotoreseptor dan sel Müller.
Lapisan Nukleus Luar (ONL): Berisi badan sel batang dan kerucut.
Lapisan Pleksiform Luar (OPL): Tempat sinaps antara fotoreseptor, sel bipolar, dan sel horizontal.
Lapisan Nukleus Dalam (INL): Berisi badan sel bipolar, horizontal, dan amakrin.
Lapisan Pleksiform Dalam (IPL): Tempat sinaps antara sel bipolar dan sel ganglion.
Lapisan Sel Ganglion (GCL): Berisi badan sel ganglion yang merupakan neuron output retina.
Lapisan Serabut Saraf (NFL): Berisi akson sel ganglion yang menuju papil optikus.
Membran Limitans Internus (ILM): Membentuk batas antara retina dan badan kaca.¹⁰,¹³
Fisiologi Retina
Sel Fotoreseptor
Batang (Rod): Sekitar 120 juta sel, dominan di retina perifer, berfungsi dalam cahaya redup (skotopik).
Kerucut (Cone): Sekitar 6,5 juta sel, dominan di fovea, bertanggung jawab atas penglihatan warna dan ketajaman visual.
Pigmen sel kerucut:
Eritrolabe (merah, 570 nm)
Klorolabe (hijau, 540 nm)
Sianolabe (biru, 440 nm).¹³
Jalur Transmisi Neural
Orde I: Sel fotoreseptor (batang dan kerucut)
Orde II: Sel bipolar dan horizontal
Orde III: Sel ganglion → membentuk saraf optik.¹³
Prinsip Fototransduksi
Fototransduksi adalah proses transformasi cahaya menjadi sinyal listrik. Cahaya memasuki mata melalui kornea, pupil, lensa, dan vitreus, lalu mencapai retina bagian dalam sebelum menembus ke lapisan luar tempat fotoreseptor berada. Di fotoreseptor:
Cahaya mengenai rhodopsin (pada sel batang) atau iodopsin (pada sel kerucut) yang mengakibatkan perubahan struktur molekul.
Perubahan ini mengaktivasi transducin (protein G) yang kemudian mengaktivasi phosphodiesterase (PDE).
PDE menurunkan kadar cGMP, menyebabkan kanal Na+ menutup sehingga sel mengalami hiperpolarisasi.
Hiperpolarisasi ini mengurangi pelepasan glutamat, lalu sinyal ditransmisikan ke sel bipolar, diteruskan ke sel ganglion, dan akhirnya akson membentuk nervus optikus.¹³
Fungsi RPE
Absorbsi cahaya berlebihan dan membentuk sawar darah-retina bagian luar
Fagositosis segmen luar fotoreseptor
Siklus visual (metabolisme vitamin A)
Transpor nutrien dan produk sisa antara retina dan koroid.¹⁰
Vaskularisasi Retina
Retina memiliki dua sistem vaskular:
1. Sirkulasi Koroidal
Asal: arteria siliaris posterior melalui lamina choriocapillaris
Menyuplai: lapisan luar retina (RPE dan fotoreseptor)
Endotel fenestrasi → permeabel terhadap protein serum.
2. Arteria Retina Sentralis
Asal: cabang dari arteri oftalmika
Menyuplai: lapisan dalam retina (bipolar, ganglion)
Endotel non-fenestrasi → pembentuk sawar darah-retina dalam
Masuk melalui diskus optikus dan bercabang ke lapisan saraf optik (NFL).¹⁰
Zona Pembatas
Lapisan pleksiform luar (OPL) berperan sebagai "watershed zone" antara kedua sistem suplai ini
Blood–Retinal Barrier (BRB)
BRB luar: tight junction antar sel RPE
BRB dalam: endotel retina yang tidak fenestrasi
Fungsi BRB
Blood-retinal barrier (BRB) berfungsi utama menjaga homeostasis lingkungan retina untuk memastikan aktivitas neuron visual tetap optimal. BRB mengatur pertukaran ion, air, dan nutrien, serta mencegah masuknya zat toksik dan protein serum dari sirkulasi sistemik ke retina. BRB luar (oleh sel RPE) mencegah difusi bahan dari koroid ke retina luar, sedangkan BRB dalam (oleh endotel retina) melindungi integritas lapisan retina dalam dari fluktuasi sirkulasi sistemik. Gangguan BRB dapat mengakibatkan edema retina, eksudat keras, dan neovaskularisasi.¹⁰
Distribusi Fotoreseptor
Batang: puncak kepadatan pada 20° dari fovea
Sel kerucut merah dan hijau: terkonsentrasi di umbo
Sel Kerucut biru: di perifovea.¹⁰