
Anatomi dan Fisiologi Lensa serta Akomodasi
Definisi
Lensa adalah struktur transparan avaskular berbentuk bikonveks yang terletak di belakang iris dan berperan memfokuskan cahaya ke retina melalui proses akomodasi.²
Anatomi Lensa
Lensa terletak posterior dari iris dan anterior dari badan vitreous, ditopang oleh zonula Zinn yang melekat pada badan siliaris. Struktur bikonveksnya memiliki diameter 9-10 mm dengan ketebalan antara 3,5-5 mm. Lensa diselubungi oleh kapsul lentis elastis yang tersusun dari kolagen tipe IV, memungkinkannya berubah bentuk selama proses akomodasi.³
Bagian Lensa
Kapsul Lensa: Membran basal transparan yang membungkus seluruh lensa.
Epitel Lensa: Lapisan sel tunggal yang terletak pada permukaan anterior lensa.
Serabut Lensa: Tersusun dari sel-sel epitel lensa yang memanjang dan kehilangan organel, membentuk sebagian besar massa lensa.³
Fisiologi Lensa
Fungsi utama lensa adalah membiaskan cahaya.
Lensa berperan dalam proses akomodasi, yaitu kemampuan mata untuk melihat objek dengan jelas pada berbagai jarak.
Menjaga transparansi melalui:
Susunan serabut lensa yang teratur
Sifat avaskular (tidak memiliki pembuluh darah)
Pompa metabolik aktif untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
Metabolisme lensa bergantung pada glikolisis anaerob karena tidak memiliki pembuluh darah.⁴
Proses Akomodasi
Akomodasi adalah proses perubahan bentuk lensa mata menjadi lebih cembung untuk memungkinkan penglihatan jelas pada objek jarak dekat⁵. Proses ini terjadi melalui kontraksi otot siliar yang mengakibatkan relaksasi zonula Zinn, sehingga lensa berubah menjadi lebih bulat.
Mekanisme Akomodasi
Objek Jauh: Otot siliaris relaksasi → Zonula Zinn menegang → Lensa menjadi lebih pipih.
Objek Dekat: Otot siliaris berkontraksi → Zonula Zinn mengendur → Lensa menjadi lebih cembung.⁵