
Anatomi dan Fisiologi Humor Akuos
Struktur Produksi
Humor akuos adalah cairan bening yang disekresikan oleh epitel non-pigmen badan siliaris yang terdapat di bagian pars plicata badan siliaris. Proses pembentukannya melibatkan:
Transport aktif ion (terutama Na⁺ dan HCO₃⁻) melalui pompa ion di epitel non-pigmen. Ion-ion ini menarik air secara osmotik dari stroma siliaris ke ruang bilik mata belakang.
Ultrafiltrasi: Air dan zat terlarut kecil melewati kapiler fenestrata ke dalam stroma siliaris mengikuti gradien tekanan hidrostatik.
Difusi: Gas dan molekul kecil bergerak mengikuti gradien konsentrasi.
Badan siliaris terdiri atas dua lapisan epitel:
Epitel pigmen (posterior): Mengandung melanin dan bersifat lebih pasif.
Epitel non-pigmen (anterior): Tempat utama sekresi humor akuos. Berisi banyak mitokondria dan enzim seperti karbonik anhidrase yang penting untuk pembentukan bikarbonat, yang membantu menarik ion dan air.
Struktur ini mendapatkan suplai darah dari arteri siliaris anterior dan posterior, dan sekresinya dikendalikan oleh sistem otonom, utamanya simpatis dan parasimpatis.²,⁴
Jalur Sirkulasi
Setelah diproduksi, humor akuos mengalir melalui jalur berikut:
Masuk ke bilik mata belakang (antara lensa dan iris).
Melintasi pupil menuju bilik mata depan.
Keluar melalui dua jalur utama:
A. Jalur Konvensional (Trabekular):
Mengalir melalui jaringan trabekular di sudut bilik mata depan.
Masuk ke dalam kanal Schlemm, lalu ke kolektor kanal.
Mengalir ke dalam jaringan vena episklera, kembali ke sirkulasi sistemik.
Jalur ini menyumbang sekitar 85–90% pengaliran.
B. Jalur Uveoskleral (Non-Trabekular):
Mengalir melalui ruang antara otot siliaris, iris root, dan jaringan uvea.
Diserap oleh ruang suprakoroid, kemudian masuk ke vena vorteks.
Jalur ini bersifat independen terhadap tekanan intraokular dan menyumbang 10–15% aliran.
Faktor-faktor seperti kontraksi otot siliaris, prostaglandin, serta tekanan translaminar dapat memodulasi efisiensi jalur ini.¹,³
Fisiologi Humor Akuos
Fungsi Utama
Menjaga tekanan intraokular (TIO): Humor akuos mengisi bilik mata depan dan belakang dan menjaga TIO dalam kisaran fisiologis (10–21 mmHg).
Menyuplai nutrisi: Terutama untuk struktur avaskular seperti kornea dan lensa.
Ekskresi produk metabolik: Seperti laktat, asam amino, dan sisa metabolit dari jaringan intraokular.
Menjaga kejernihan optik: Kandungan rendah protein dan sel membuat humor akuos bersifat optik jernih.
Peran imunologis: Mengandung faktor-faktor imunomodulator seperti TGF-β2 yang membantu mempertahankan lingkungan imun protektif atau "immune privilege" di segmen anterior mata.¹,²,³
Produksi dan Regulasi
Produksi humor akuos berlangsung dengan kecepatan rata-rata ±2,5 µL/menit.
Faktor yang memengaruhi produksi:
Irama sirkadian: Produksi meningkat pada pagi hari dan menurun pada malam hari.
Usia: Produksi menurun karena perubahan struktur dan aktivitas enzimatik pada badan siliaris.
Obat-obatan:
Beta-blocker: Menghambat stimulasi reseptor β2 → menurunkan sekresi.
Inhibitor karbonik anhidrase: Mengurangi pembentukan ion HCO₃⁻.
Agonis alfa-2: Menekan adenilat siklase → menurunkan produksi.
Prostaglandin analog: Meningkatkan pengaliran jalur uveoskleral tanpa memengaruhi produksi.²,³