Acute Primary Angle Closure (APAC)

Acute Primary Angle Closure (APAC)


Definisi

Glaukoma sudut tertutup akut adalah kondisi gawat darurat mata yang ditandai peningkatan tekanan intraokular (TIO) mendadak akibat tertutupnya sudut bilik mata depan. Kondisi ini menghambat aliran humor akuos dan bila tidak segera ditangani, dapat menyebabkan kerusakan saraf optik serta hilangnya penglihatan.¹,⁵

Etiologi

Etiologi berdasarkan mekanisme anatomi yang menyebabkan penutupan sudut bilik mata depan, sesuai konsensus AAO

Blok pupil primer: Merupakan penyebab tersering, terjadi ketika aliran humor akuos dari bilik posterior ke anterior terhambat, menyebabkan tekanan mendorong iris ke depan dan menutup sudut iridokorneal.

Fakomorfik (lensa besar/intumesen): Penebalan lensa pada kondisi seperti katarak matur menekan iris ke depan, menyempitkan sudut.

Plateau iris: Kelainan struktur iris akibat posisi anterior prosesus siliaris yang menyebabkan iris tampak mendatar dan menutup sudut meskipun bilik anterior terlihat dalam.

Obat-obatan midriatik: Midriasis menyebabkan iris perifer menebal dan menutup sudut, terutama pada individu dengan predisposisi anatomi.

Faktor risiko umum: Usia lanjut, perempuan, ras Asia, hipermetropia, dan riwayat keluarga meningkatkan risiko melalui konfigurasi bilik mata depan yang dangkal. Merupakan penyebab paling umum, terjadi ketika aliran humor akuos dari bilik posterior ke bilik anterior terhambat oleh pupil, menyebabkan tekanan mendorong iris ke depan dan menutup sudut bilik mata depan.⁹,¹¹

Klasifikasi

Klasifikasi glaukoma sudut tertutup berdasarkan panduan dari AAO : dibagi menjadi primer dan sekunder, dengan penjelasan sebagai berikut:

Glaukoma sudut tertutup primer: Terjadi tanpa penyebab eksternal yang jelas dan biasanya berkaitan dengan faktor anatomi bawaan seperti blok pupil atau plateau iris. Kondisi ini sering terjadi bilateral dan lebih umum pada individu dengan bilik mata depan yang dangkal.

Glaukoma sudut tertutup sekunder: Disebabkan oleh kondisi patologis lain yang mengubah anatomi bilik mata depan atau sudut iridokorneal.⁹,¹¹

JenisSubtipeCiri Klinis Utama
PrimerAkutSerangan mendadak, nyeri hebat, midriasis, TIO tinggi, mual/muntah
SubakutGejala ringan, visus fluktuatif, kadang reda sendiri, sering terjadi sore hari
KronikSudut menutup perlahan, bisa tanpa gejala, kerusakan optik bertahap
Plateau irisIris tampak datar, bilik anterior dalam, sudut tertutup akibat tonjolan siliaris
SekunderFakomorfikLensa intumesen mendorong iris ke depan, menyempitkan sudut
ObatMidriatikm, menyebabkan iris menebal dan menutup sudut
TraumaPerdarahan atau iris bergeser menutup sudut
NeovaskularFibrovaskular dari iskemia retina menutup trabekulum

Patofisiologi

Terjadi hambatan aliran humor akuos di pupil yang menyebabkan peningkatan tekanan di bilik posterior, mendorong iris ke depan dan menutup sudut bilik mata depan, menghambat drainase melalui trabekulum.¹⁰,¹⁴

Anamnesis

Nyeri mata mendadak

Penglihatan kabur, melihat halo

Mual dan muntah

Riwayat serangan sebelumnya.³

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik bertujuan untuk mendeteksi tanda-tanda klasik glaukoma sudut tertutup akut yang bersifat emergensi. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh dari luar bola mata hingga struktur intraokular dengan bantuan slit lamp dan tonometer.¹⁰,¹⁴

PemeriksaanTemuan Klinis
VisusMenurun drastis, bahkan bisa hanya persepsi cahaya
PalpebraEdema akibat kongesti vena palpebra dan reaksi inflamasi
KonjungtivaHiperemi difus dengan injeksi siliar yang dominan di sekitar limbus
KorneaEdema kornea, tampak suram dan buram karena disfungsi endotel akibat TIO tinggi
Bilik mata depanDangkal, dapat terlihat bayangan iris menyentuh kornea perifer
PupilMidriasis, oval, tidak reaktif terhadap cahaya akibat iskemia otot sfingter
IrisWarna bisa tampak pudar; sering kali menunjukkan atrofia atau transiluminasi
GlaukomflekenBercak keputihan pada kapsul anterior lensa akibat nekrosis epitel lensa, muncul pasca serangan akut glaukoma karena tekanan tinggi yang merusak sel epitel lensa anterior
TIOSangat tinggi (>40–60 mmHg) bila diukur dengan tonometer
FunduskopiEdema papil, cup-disc ratio sulit dinilai karena visus yang buruk

Pemeriksaan Penunjang

Berikut adalah pemeriksaan tambahan yang digunakan untuk mendukung diagnosis glaukoma sudut tertutup akut. Pemeriksaan ini ditujukan untuk menilai tekanan intraokular, morfologi sudut bilik mata depan, dan struktur segmen anterior, serta untuk menentukan tata laksana lebih lanjut.

Tonometri: Mengukur tekanan intraokular (TIO). Tujuannya adalah mendeteksi adanya peningkatan TIO (> 40 mmHg), yang merupakan ciri khas glaukoma sudut tertutup akut.

Gonioskopi (Shaffer): Menggunakan lensa khusus untuk menilai terbuka atau tertutupnya sudut bilik mata depan. Tujuannya adalah mengidentifikasi tipe glaukoma (sudut tertutup vs terbuka). Diharapkan ditemukan sudut yang sempit atau tertutup total.

OCT segmen anterior: Memberikan gambaran penampang struktur bilik mata depan dan sudut iridokorneal secara non-invasif. Diharapkan terlihat iris menonjol ke depan dan sudut yang tertutup.

UBM (ultrasound biomicroscopy): Pemeriksaan ultrasonografi resolusi tinggi untuk mengevaluasi segmen anterior secara detail. Diharapkan terlihat mekanisme penutupan sudut, seperti blok pupil atau plateau iris.¹⁰,¹⁴

Dasar Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan kombinasi gejala, pemeriksaan fisik khas, dan peningkatan TIO.⁴

Diagnosis Banding

Diagnosis BandingPerbedaan Utama
Iritis akutPupil miosis, nyeri ringan, TIO normal atau rendah
Konjungtivitis akutTidak ada peningkatan TIO, tidak ada midriasis
Glaukoma sekunder uveitisTanda inflamasi intraokular
Keratitis herpetikLesi dendritik pada kornea
Glaukoma fakomorfikLensa intumesen, sudut tertutup oleh lensa

Penatalaksanaan

Non-Farmakologis

Tidur terlentang, kepala sedikit terangkat

Rujukan segera jika tidak membaik dalam 24 jam.²

Farmakologis¹⁰,¹³

ObatDosis & FrekuensiMekanisme
Asetazolamid PO/IV250 mg 3-4x/hariInhibitor karbonik anhidrase
Mannitol IV 20%1–2 g/kg infus 30–60 mntAgen hiperosmotik
Timolol 0.5% tetes mata1 tetes x 2/hariBeta-bloker, ↓ produksi humor akuos
Pilokarpin 2%1 tetes x 4/hariMiotik, membuka sudut anterior
Prednisolon 1%Sesuai indikasiAntiinflamasi, ↓ radang

Operatif

Laser iridotomi: Membuat lubang kecil pada iris perifer dengan laser, bertujuan mengalihkan aliran humor akuos dari bilik posterior ke anterior agar tekanan menurun dan sudut terbuka kembali.

Iridectomy perifer: Prosedur pembedahan manual untuk memotong sebagian kecil iris, digunakan jika laser tidak efektif atau tidak tersedia.

Trabekulektomi: Membuat saluran baru antara bilik mata depan dan ruang subkonjungtiva untuk meningkatkan aliran keluar humor akuos dan menurunkan TIO.⁶

Komplikasi

Kerusakan saraf optik → kehilangan penglihatan permanen: disebabkan oleh tekanan intraokular yang tinggi dan berkepanjangan yang menekan kepala saraf optik.

Edema kornea kronik: akibat gangguan endotel kornea karena TIO tinggi yang menyebabkan aliran cairan masuk ke stroma kornea.

Glaukoma absolut: tahap akhir glaukoma di mana bola mata menjadi keras dan tidak dapat melihat karena hilangnya fungsi retina dan saraf optik.

Sinekia posterior total: perlengketan iris ke lensa akibat inflamasi atau TIO tinggi menyebabkan pupil tidak reaktif dan distorsi bentuk iris.

Katarak sekunder⁶: lensa menjadi keruh akibat stres oksidatif kronik dari tekanan tinggi atau efek inflamasi intraokular.

Prognosis

Ad vitam: Baik jika ditangani cepat

Ad functionam: Tergantung kerusakan saraf optik

Ad sanationam: TIO bisa dikontrol, visus bisa tidak pulih.⁴

Edukasi Pasien

Hindari obat midriatik tanpa resep

Pemeriksaan mata rutin bagi yang berisiko

Tindakan preventif pada mata sebelah

Waspadai gejala prodromal.⁷

Catatan Tambahan

Fellow eye berisiko tinggi → iridotomi profilaksis perlu dipertimbangkan pada mata sebelah meskipun belum menunjukkan gejala, karena memiliki anatomi serupa sehingga dapat mengalami serangan yang sama dalam waktu dekat.

Gawat darurat oftalmologis, harus ditangani <24 jam.⁴

Tambahan Data

Kompetensi: 3B (gawat darurat)

Tindakan FKTP: posisi supine, obat antiglaukoma, rujuk segera


✏️ Kasih pendapatmu mengenai artikel ini! Yuk, klik disini