Soal-soal Payudara
Seorang ibu 2 minggu postpartum datang dengan keluhan nyeri hebat pada payudara kiri. Payudara tampak merah, panas, dan nyeri tekan. Suhu tubuh 38,5 °C. Bayi menyusu hanya dari payudara kanan karena ibu merasa sakit saat menyusui. Diagnosis paling mungkin adalah:
A. Breast engorgement
B. Mastitis laktasi
C. Galaktokel
D. Abses payudara
E. Karsinoma inflamatorik
Ibu 1 bulan pascapersalinan datang dengan keluhan nyeri dan bengkak payudara. Pemeriksaan menunjukkan eritem, indurasi, dan nyeri tekan tanpa fluktuasi. Pasien tidak alergi penisilin. Antibiotik lini pertama yang direkomendasikan adalah:
A. Clindamycin
B. Cephalexin
C. Dikloxacillin
D. Metronidazol
E. Ciprofloxacin
Ibu menyusui 3 minggu postpartum mengalami nyeri payudara kanan, eritem, dan demam. Setelah 48 jam terapi antibiotik empiris, gejala tidak membaik. Langkah selanjutnya yang tepat adalah:
A. Ganti antibiotik ke spektrum luas tanpa pemeriksaan
B. Lanjutkan terapi yang sama hingga 14 hari
C. Lakukan USG payudara untuk menyingkirkan abses
D. Hentikan menyusui sementara
E. Rujuk untuk mastektomi
Seorang ibu 4 minggu postpartum mengeluh benjolan tidak nyeri di payudara kanan. Tidak ada eritem atau demam. USG menunjukkan kista berisi cairan homogen. Aspirasi jarum halus mengeluarkan cairan putih susu. Diagnosis yang paling sesuai adalah:
A. Abses payudara
B. Mastitis laktasi
C. Galaktokel
D. Breast engorgement
E. Karsinoma inflamatorik
Ibu 2 minggu pascapersalinan mengalami mastitis unilateral. Edukasi yang paling tepat untuk pasien adalah:
A. Hentikan menyusui hingga gejala membaik
B. Teruskan menyusui dari payudara sakit dan sehat dengan teknik perlekatan benar
C. Kompres hangat sepanjang hari untuk mengurangi nyeri
D. Peras ASI hanya jika bayi menolak menyusu
E. Gunakan bra ketat untuk mengurangi pembengkakan
Seorang wanita berusia 26 tahun, hari ke-4 postpartum, mengeluh kedua payudaranya terasa penuh, keras, nyeri, dan tegang. Keluhan membaik setelah menyusui. Tidak ditemukan demam atau kemerahan lokal. Diagnosis yang paling mungkin adalah:
A. Mastitis
B. Abses payudara
C. Breast engorgement
D. Galaktokel
E. Fibroadenoma mammae
Apa ciri klinis yang paling membedakan galaktokel dari breast engorgement?
A. Nyeri payudara
B. Terjadi pada masa laktasi
C. Kadar prolaktin meningkat
D. Massa fokal terlokalisasi
E. Membaik setelah menyusui
Pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis galaktokel adalah:
A. Mammografi
B. Foto toraks
C. USG payudara
D. CT-scan payudara
E. Pemeriksaan hormon prolaktin
Penatalaksanaan utama breast engorgement adalah:
A. Antibiotik spektrum luas
B. Aspirasi jarum halus
C. Histerektomi
D. Pengosongan ASI optimal
E. Kompres dingin saja
Seorang ibu menyusui ditemukan memiliki benjolan payudara yang tidak nyeri, lunak, tanpa kemerahan, dan aspirasi mengeluarkan cairan seperti susu. Tatalaksana yang paling tepat adalah:
A. Antibiotik oral
B. Eksisi bedah segera
C. Observasi dan edukasi
D. Radioterapi
E. Hentikan menyusui
Seorang wanita 29 tahun yang menyusui bayi usia 3 minggu datang dengan nyeri dan bengkak pada payudara kanan disertai demam. Setelah 72 jam terapi antibiotik empiris, keluhan tidak membaik. USG menunjukkan lesi hipoekoik berisi cairan dengan dinding tebal. Diagnosis paling mungkin:
A. Mastitis laktasi
B. Galaktokel
C. Abses payudara
D. Fibroadenoma terinfeksi
E. Kista payudara
Faktor yang paling berperan dalam patogenesis abses payudara laktasi:
A. Produksi ASI berlebih
B. Stasis ASI dan infeksi bakteri
C. Trauma langsung payudara
D. Perubahan hormonal pascapersalinan
E. Reaksi autoimun jaringan payudara
Temuan USG yang paling khas membedakan abses payudara dari mastitis:
A. Edema jaringan subkutan
B. Peningkatan vaskularisasi
C. Koleksi cairan dengan batas tegas
D. Penebalan kulit
E. Dilatasi duktus laktiferus
Pada abses payudara non-laktasi, faktor risiko yang paling sering berhubungan:
A. Primiparitas
B. Riwayat menyusui lama
C. Diabetes melitus dan merokok
D. Penggunaan kontrasepsi hormonal
E. Riwayat kanker payudara keluarga
Tatalaksana paling tepat pada abses payudara berdiameter 4 cm dengan kondisi umum baik:
A. Antibiotik saja
B. Insisi dan drainase terbuka
C. Aspirasi jarum halus dengan panduan USG
D. Mastektomi parsial
E. Kompres hangat tanpa antibiotik
Seorang ibu 1 minggu postpartum mengeluh nyeri hebat di puting kanan setiap kali menyusui. Pemeriksaan menunjukkan retakan superfisial pada puting tanpa tanda infeksi. Penatalaksanaan utama adalah:
A. Hentikan menyusui hingga puting sembuh
B. Koreksi teknik perlekatan menyusui dan lanjutkan menyusui
C. Antibiotik oral spektrum luas
D. Eksisi jaringan puting yang rusak
E. Pemberian kontrasepsi hormonal segera
Seorang ibu menyusui mengeluh puting terasa nyeri terbakar dengan fisura kecil dan lapisan putih. Bayi juga tampak memiliki lesi putih di mulut. Tatalaksana farmakologis yang tepat adalah:
A. Lanolin topikal
B. Antijamur topikal seperti nistatin atau mikonazol
C. Antibiotik oral
D. Kortikosteroid topikal
E. Antiseptik kuat (povidone iodine)
Seorang ibu postpartum 2 minggu mengeluh nyeri puting bilateral saat menyusui. Ditemukan fisura dalam dengan sedikit perdarahan, tanpa demam. Indikasi rujukan yang paling tepat adalah:
A. Semua kasus cracked nipple harus dirujuk
B. Bila fisura dalam dengan tanda infeksi berat atau abses
C. Bila pasien menolak menyusui
D. Bila bayi mengalami diare
E. Bila ibu mengalami anemia ringan
Cracked nipple yang tidak ditangani dengan baik paling berisiko menyebabkan komplikasi berupa:
A. Galaktokel
B. Mastitis dan abses payudara
C. Karsinoma payudara
D. Fibroadenoma
E. Duktus ektasia
Seorang wanita menyusui dengan cracked nipple ringan bertanya cara meredakan nyeri. Berdasarkan pedoman terbaru, manajemen non-farmakologis yang dianjurkan adalah:
A. Kompres panas terus-menerus sepanjang hari
B. Membersihkan puting dengan sabun antiseptik kuat setiap selesai menyusui
C. Kompres dingin untuk nyeri dan mengoleskan ASI perah ke puting
D. Menghentikan menyusui dan menggunakan pompa eksklusif
E. Mengikat payudara untuk menghentikan produksi ASI
Seorang perempuan 26 tahun datang ke puskesmas karena puting susu kanan dan kiri tampak masuk ke dalam sejak remaja. Tidak ada nyeri, benjolan, maupun discharge. Pada pemeriksaan, puting dapat ditarik keluar dan bertahan. Diagnosis yang paling mungkin adalah…
A. Inverted nipple patologis
B. Karsinoma payudara
C. Inverted nipple kongenital grade 1
D. Mastitis kronis
E. Duktus ektasia
Ciri yang paling mengarah pada inverted nipple patologis adalah…
A. Bilateral dan simetris
B. Ada sejak lahir
C. Dapat ditarik keluar dan menetap
D. Muncul baru pada dewasa dan unilateral
E. Tidak disertai keluhan lain
Mekanisme utama terjadinya inverted nipple didapat adalah…
A. Hipertrofi jaringan lemak payudara
B. Pemanjangan duktus laktiferus
C. Fibrosis subareolar yang menarik puting ke dalam
D. Peningkatan elastisitas jaringan areola
E. Penurunan kadar hormon estrogen
Pada pemeriksaan fisik inverted nipple, tujuan utama uji eversi puting adalah untuk…
A. Menilai nyeri tekan
B. Menilai produksi ASI
C. Menentukan adanya discharge patologis
D. Menentukan derajat inversi puting
E. Menilai simetri payudara
Kondisi berikut yang merupakan indikasi rujukan pada inverted nipple adalah…
A. Inversi bilateral sejak pubertas tanpa keluhan
B. Inversi grade 1 yang responsif terhadap stimulasi
C. Inversi baru disertai benjolan keras payudara
D. Inversi pada ibu menyusui tanpa nyeri
E. Inversi yang dapat dieversi spontan