Soal-soal Kelainan Organ Genitalia

Soal-soal Kelainan Organ Genitalia


1.

Seorang wanita 26 tahun datang dengan keluhan nyeri hebat di sisi kiri vagina sejak 3 hari. Ia merasa sulit duduk dan berjalan. Tidak ada riwayat trauma. Pemeriksaan fisik menunjukkan massa bulat nyeri, eritematosa, fluktuatif di posisi jam 4 vagina. Apa diagnosis paling mungkin?

A. Kista Bartholini

B. Lipoma vulva

C. Abses Bartholini

D. Kista epidermal

E. Kista Skene


2.

Seorang wanita 30 tahun datang ke puskesmas karena benjolan di labia kanan sejak 1 minggu. Tidak nyeri, tidak demam. Massa lunak dan tidak nyeri pada posisi jam 8 vagina. Apa penatalaksanaan awal yang tepat?

A. Marsupialisasi segera

B. Eksisi kelenjar

C. Word catheter

D. Sitz bath dan observasi

E. Insisi dan drainase


3.

Seorang wanita 43 tahun datang dengan abses Bartholini rekuren ketiga kalinya. Terapi sebelumnya dengan insisi dan drainase serta marsupialisasi. Apa tindakan selanjutnya yang paling tepat?

A. Ulangi insisi dan drainase

B. Antibiotik oral dan kompres hangat

C. Eksisi total kelenjar Bartholini

D. Biopsi eksisional saja

E. Evakuasi cairan dengan aspirasi jarum


4.

Seorang wanita 25 tahun dengan abses Bartholini direncanakan pemasangan Word catheter. Apa tujuan utama dari prosedur ini?

A. Mengeluarkan cairan nanah secara cepat

B. Menghindari penggunaan antibiotik sistemik

C. Membentuk saluran baru dan mencegah rekurensi

D. Menurunkan risiko penyebaran infeksi ke uretra

E. Menutup kembali duktus yang pecah spontan


5.

Seorang wanita usia 45 tahun datang dengan massa di labia yang tidak nyeri, keras, dan berulang. Sudah pernah dilakukan insisi sebelumnya. Apa tindakan awal yang paling tepat saat ini?

A. Marsupialisasi

B. Ulangi insisi dan drainase

C. Rujuk untuk biopsi

D. Observasi dengan antibiotik

E. Terapi hormonal


6.

Seorang wanita 58 tahun datang dengan keluhan benjolan keluar dari jalan lahir yang terasa saat berdiri dan mengejan. Keluhan disertai kesulitan berkemih dan rasa tidak tuntas setelah buang air kecil. Pada pemeriksaan fisik dengan manuver Valsalva terlihat penonjolan dinding anterior vagina. Diagnosis yang paling tepat adalah...

A. Uterine prolapse

B. Sistokel

C. Rektokel

D. Enterokel

E. Vaginal cuff prolapse


7.

Wanita 67 tahun datang dengan keluhan benjolan keluar dari vagina dan kesulitan buang air besar. Pemeriksaan rektovaginal menunjukkan tonjolan lunak pada dinding posterior vagina. Diagnosis paling mungkin adalah...

A. Uterine prolapse

B. Sistokel

C. Rektokel

D. Enterokel

E. Vaginal cuff prolapse


8.

Seorang wanita 62 tahun dengan riwayat histerektomi total 3 tahun lalu mengeluhkan sensasi berat dan benjolan keluar dari vagina. Pemeriksaan menunjukkan penurunan kubah vagina. Diagnosis paling mungkin adalah...

A. Vaginal cuff prolapse

B. Uterine prolapse

C. Enterokel

D. Kista Bartholin

E. Tumor vagina


9.

Seorang wanita 55 tahun datang dengan prolaps uterus grade III yang tidak membaik dengan pesarium. Terapi selanjutnya yang paling tepat adalah...

A. Pelvic floor muscle training

B. Estrogen topikal

C. Kolpokleisis

D. Sakrokolpopeksi

E. Antibiotik topikal


10.

Pasien wanita 60 tahun menggunakan pesarium sejak 3 bulan lalu untuk terapi prolaps uterus. Kini datang dengan keluhan nyeri, keputihan, dan abrasi mukosa vagina. Terapi yang tepat adalah...

A. Lanjutkan pemakaian pesarium

B. Irigasi vagina dan antibiotik topikal

C. Pemasangan mesh vaginal

D. Histerektomi total

E. Rujuk ke psikiatri


11.

Seorang perempuan 24 tahun datang dengan keluhan haid tidak teratur sejak 1 tahun. Kadang 2–3 bulan tidak haid, lalu terjadi perdarahan lama dan banyak. Tidak ada nyeri. Penyebab paling mungkin menurut klasifikasi FIGO adalah …

A. AUB-P

B. AUB-A

C. AUB-L

D. AUB-O

E. AUB-E


12.

Istilah yang direkomendasikan FIGO untuk menggantikan menorrhagia adalah …

A. Metrorrhagia

B. Dysfunctional uterine bleeding

C. Heavy menstrual bleeding

D. Prolonged menstruation

E. Intermenstrual bleeding


13.

Pemeriksaan penunjang wajib pertama pada semua perempuan usia reproduktif dengan PUA adalah …

A. USG transvaginal

B. Biopsi endometrium

C. Tes koagulasi

D. Tes kehamilan (β-hCG)

E. Histeroskopi


14.

Perempuan 38 tahun dengan perdarahan haid berat dan uterus membesar tidak teratur. USG menunjukkan massa intrakavum. Klasifikasi FIGO paling tepat adalah …

A. AUB-A

B. AUB-L

C. AUB-E

D. AUB-O

E. AUB-C


15.

Terapi lini pertama heavy menstrual bleeding dengan siklus ovulasi normal adalah …

A. Histerektomi

B. Ablasi endometrium

C. NSAID atau asam traneksamat

D. GnRH agonis

E. Kuretase


16.

Seorang wanita 32 tahun datang untuk pemeriksaan rutin. Saat inspeksi serviks dengan spekulum, tampak beberapa lesi bulat kecil, bening kekuningan, permukaan halus, multipel, simetris di ektoserviks. Pasien tidak mengeluhkan gejala apa pun. Diagnosis yang paling tepat adalah:

A. Polip serviks

B. Kista nabotian

C. Adenoma serviks

D. Karsinoma serviks kistik

E. Servisitis


17.

Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan faktor etiologi atau pencetus terbentuknya kista nabotian?

A. Metaplasia epitel pasca-pelvic inflammatory disease

B. Ablasi atau kauterisasi serviks

C. Pemasangan alat kontrasepsi intrauterin (IUD)

D. Perdarahan disfungsional uterus

E. Infeksi menahun seperti HPV atau klamidia


18.

Seorang dokter umum menemukan kista nabotian multipel berukuran masing-masing 0,5 cm pada serviks pasien yang asimptomatik. Penatalaksanaan yang paling sesuai adalah:

A. Marsupialisasi

B. Eksisi kista

C. Pemberian antibiotik topikal

D. Observasi dan edukasi pasien

E. Rujuk untuk kolposkopi


19.

Manakah dari pemeriksaan berikut ini yang paling tepat dilakukan jika kista nabotian dicurigai sebagai keganasan?

A. USG transabdominal

B. Pemeriksaan urin lengkap

C. MRI pelvis dan kolposkopi dengan biopsi

D. CT scan abdomen

E. Pemeriksaan hematologi rutin


20.

Apa kriteria yang menunjukkan perlunya rujukan ke spesialis pada kasus kista nabotian?

A. Multipel dan berukuran <1 cm

B. Tidak menimbulkan keluhan

C. Tampak simetris dan jernih

D. Ukuran >3 cm atau disertai perdarahan

E. Tidak mempengaruhi siklus haid


21.

Seorang wanita berusia 29 tahun datang untuk pemeriksaan rutin tanpa keluhan. Pemeriksaan inspekulo menemukan massa lunak di dinding lateral atas vagina, tanpa nyeri atau discharge. USG menunjukkan lesi anekoik berdinding tipis. Diagnosis yang paling tepat adalah...

A. Kista inklusi epitel

B. Ureterokel

C. Kista Müllerian

D. Kista Gartner

E. Kista Bartholin


22.

Seorang wanita berusia 30 tahun mengeluh nyeri saat berhubungan seksual dan tekanan pada vagina bagian dalam. Pemeriksaan menunjukkan massa berukuran 4,5 cm di dinding lateral atas vagina. Tatalaksana yang paling tepat adalah...

A. Observasi berkala dengan edukasi

B. Antibiotik dan analgesik oral

C. Aspirasi dan irigasi kista

D. Eksisi transvaginal lengkap

E. MRI pelvis untuk konfirmasi


23.

Kista Gartner berasal dari sisa struktur embriologis berikut...

A. Duktus Muller

B. Duktus Wolffi

C. Ujung sinus urogenital

D. Saluran Skene

E. Sel epitel skuamosa vagina


24.

Pada pemeriksaan pencitraan, manakah temuan khas kista Gartner pada MRI pelvis?

A. Massa padat di serviks

B. Lesi anekoik di posterior vagina

C. Struktur hiperintens di lateral atas vagina

D. Lesi hipervaskular di labia mayor

E. Kista multipel bilateral di kavum uteri


25.

Manakah pernyataan tentang kista Gartner yang BENAR?

A. Umumnya terletak di posterior bawah vagina

B. Berasal dari duktus Muller

C. Selalu memerlukan pembedahan

D. Sering berhubungan dengan anomali ginjal ipsilateral

E. Sering menjadi ganas


26.

Seorang wanita 35 tahun datang ke puskesmas untuk pemeriksaan IVA rutin. Pada inspeksi inspekulo, ditemukan massa merah muda lunak bertangkai yang keluar dari ostium serviks. Pasien tidak mengalami nyeri, hanya keputihan yang kadang bercampur darah. Tindakan yang paling tepat adalah...

A. Laparoskopi eksplorasi

B. Eksisi massa dengan biopsi

C. Kuretase fraksional

D. Terapi antibiotik dan observasi

E. Histerektomi total


27.

Pasien wanita 40 tahun datang dengan keluhan perdarahan setelah berhubungan seksual. Tidak ditemukan ulserasi serviks. Inspeksi inspekulo menunjukkan massa merah terang dan rapuh. Diagnosis paling mungkin adalah...

A. Kanker serviks

B. Polip endometrium

C. Polip endoserviks

D. Ektopi serviks

E. Mioma uteri


28.

Seorang wanita 50 tahun, postmenopause, ditemukan memiliki polip serviks berukuran 1,5 cm. Tidak ada keluhan, tetapi polip terlihat nekrotik. Apa langkah berikutnya?

A. Observasi berkala

B. Beri antibiotik oral

C. Lakukan pap smear dan tunggu hasil

D. Rujuk ke spesialis untuk ekstirpasi dan evaluasi histopatologi

E. Kuretase endometrium


29.

Seorang pasien memiliki keluhan keputihan lama dan perdarahan ringan pascahubungan. Polip serviks telah diangkat 6 bulan lalu. Kini ditemukan massa serupa yang baru. Apa kemungkinan diagnosis?

A. Kanker serviks

B. Servisitis kronik

C. Rekurensi polip endoserviks

D. Ektopi serviks

E. Adenomiosis


30.

Massa bertangkai keluar dari ostium serviks tampak kemerahan. Pemeriksaan penunjang apa yang wajib dilakukan setelah polip diangkat?

A. CT-scan abdomen

B. MRI pelvis

C. Kultur sekret serviks

D. Histopatologi jaringan

E. Pemeriksaan darah lengkap


31.

Seorang wanita berusia 52 tahun datang dengan keluhan hot flashes dan gangguan tidur. Ia tidak haid selama 14 bulan. Pemeriksaan hormonal menunjukkan FSH tinggi dan estradiol rendah. Diagnosis paling tepat adalah...

A. Sindrom pramenstruasi

B. Perimenopause

C. Menopause

D. Hiperprolaktinemia

E. Ovarian failure sementara


32.

Pasien berusia 47 tahun datang dengan siklus haid tidak teratur sejak 8 bulan terakhir, kadang disertai keringat malam dan iritabilitas. Diagnosis yang paling mungkin adalah...

A. Sindrom premenstrual

B. Hipotiroidisme

C. Perimenopause

D. Anovulasi kronik

E. Insufisiensi ovarium primer


33.

Faktor risiko utama menopause dini adalah...

A. Hipertensi kronik

B. Riwayat kehamilan multipel

C. Merokok

D. Konsumsi kopi

E. Kontrasepsi oral jangka panjang


34.

Pada sistem STRAW+10, fase "late menopausal transition" ditandai dengan...

A. Menstruasi masih reguler

B. Variasi panjang siklus >7 hari

C. Amenore ≥60 hari

D. Estradiol meningkat

E. Ovulasi meningkat


35.

Seorang wanita berusia 50 tahun mengalami menopause dan mengeluhkan dyspareunia serta rasa panas saat berkemih. Penyebab paling mungkin adalah...

A. Endometritis

B. Vulvovaginitis bakterial

C. Kekurangan estrogen

D. Kanker serviks

E. Sistitis akut


36.

Seorang wanita 25 tahun datang dengan keluhan nyeri haid hebat sejak 2 tahun terakhir. Nyeri tidak membaik dengan analgesik biasa dan cenderung bertambah berat setiap bulan. Pemeriksaan fisik menunjukkan uterus dalam posisi retrofleksi dan terfiksasi. Diagnosis paling mungkin adalah...

A. Adenomiosis

B. Kehamilan ektopik

C. Endometriosis

D. Mioma subserosa

E. Pelvic inflammatory disease


37.

Seorang perempuan 30 tahun belum memiliki anak setelah 2 tahun menikah. Siklus menstruasi teratur, tetapi sering mengalami dismenore berat dan nyeri saat berhubungan seksual. Pemeriksaan USG transvaginal menunjukkan kista coklat pada ovarium kiri. Diagnosis yang paling mungkin adalah...

A. PCOS

B. Endometrioma

C. Kista lutein

D. Abses tuba-ovarium

E. Kanker ovarium


38.

CTG menunjukkan variabilitas menurun dan deselerasi lambat pada janin. Pasien tidak mengeluhkan nyeri dan tekanan darah normal. Interpretasi CTG tersebut mengarah pada...

A. Distres janin akut

B. Hipoksia janin kronik

C. Gerakan janin meningkat

D. Infeksi intrauterin

E. Hipotensi maternal


39.

Pasien wanita 34 tahun datang dengan keluhan nyeri saat buang air besar pada saat menstruasi dan nyeri hebat saat berhubungan seksual. Pemeriksaan colok dubur menunjukkan nodul keras pada septum rektovaginal. Diagnosis yang paling tepat adalah...

A. Hemoroid interna

B. Endometriosis dalam

C. Kanker serviks stadium lanjut

D. Fistula rektovaginal

E. Vaginitis atrofi


40.

Seorang wanita 32 tahun dengan riwayat endometriosis mendapatkan terapi agonis GnRH. Setelah 3 bulan, ia mengeluhkan hot flashes dan kekeringan vagina. Efek samping ini paling mungkin disebabkan oleh...

A. Hiperprolaktinemia

B. Kelebihan estrogen

C. Hipogonadotropik hipogonadisme

D. Efek langsung dari endometriosis

E. Hiperandrogenisme


41.

Seorang wanita 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan nyeri di labia mayor kanan sejak 3 hari. Lesi tampak eritematosa, fluktuatif, dan nyeri tekan, tanpa demam. Tidak tampak fistel atau ulkus. Terapi utama yang paling tepat adalah:

A. Pemberian antibiotik topikal

B. Marsupialisasi

C. Insisi dan drainase

D. Eksisi total lesi

E. Aspirasi jarum halus


42.

Seorang wanita 60 tahun datang dengan keluhan abses berulang di vulva kanan selama 5 bulan terakhir. Lesi nyeri, kadang menghilang sendiri, namun muncul kembali. Pemeriksaan: nodul di labia mayor, eritema ringan, tanpa fluktuasi. Tindakan berikutnya yang paling tepat:

A. Ulang antibiotik empiris oral

B. Biopsi lesi vulva

C. Marsupialisasi

D. I&D dengan packing

E. Observasi dan follow-up


43.

Seorang wanita mengeluh benjolan di labia yang terasa nyeri saat duduk. Pemeriksaan: massa eritematosa 1,5 cm, fluktuatif. Diagnosis banding yang paling mungkin:

A. Lipoma

B. Kista epidermal

C. Herpes genital

D. Kista Bartholini

E. Karsinoma vulva


44.

Seorang wanita 22 tahun datang dengan abses vulva diameter 6 cm disertai nyeri hebat dan nyeri tekan. Telah diberikan antibiotik oral selama 3 hari tanpa perbaikan. Tindakan selanjutnya yang paling sesuai:

A. Lanjutkan antibiotik oral

B. Marsupialisasi

C. Rujuk ke SpOG

D. Tambahkan antibiotik IV

E. Aspirasi lesi


45.

Tindakan non-farmakologis yang benar pada penatalaksanaan awal furunkel vulva adalah:

A. Kompres dingin dan pemberian salep kortikosteroid

B. I&D wajib meskipun belum fluktuatif

C. Kompres hangat dan edukasi kebersihan

D. Eksisi total sejak awal

E. Sabun antiseptik + pembalut luka steril permanen