Soal-soal Infeksi

Soal-soal Infeksi


1.

Seorang wanita 24 tahun datang dengan keluhan keputihan kuning kehijauan berbusa, gatal pada vagina, dan pada inspeksi serviks tampak seperti strawberry. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Vaginosis bakterial

B. Kandidiasis vaginalis

C. Trikomoniasis vaginalis

D. Gonore

E. Klamidia


2.

Pasien laki-laki 28 tahun datang dengan keluhan keluar cairan purulen dari uretra disertai nyeri saat miksi sejak 4 hari lalu. Pemeriksaan Gram ditemukan diplokokus Gram negatif intrasel. Terapi utama adalah:

A. Azitromisin 1 g oral dosis tunggal

B. Doksisiklin 100 mg dua kali sehari selama 7 hari

C. Ceftriaxone 500 mg IM dosis tunggal

D. Metronidazol 2 g dosis tunggal

E. Ciprofloxacin 500 mg dosis tunggal


3.

Pasien dengan uretritis non-gonokokus paling sering disebabkan oleh:

A. Treponema pallidum

B. Chlamydia trachomatis

C. Trichomonas vaginalis

D. Candida albicans

E. Haemophilus ducreyi


4.

Faktor risiko yang paling meningkatkan peluang terjadinya PID pada wanita pengguna AKDR adalah:

A. Saat pertama kali melakukan hubungan seksual

B. Tiga minggu pertama setelah pemasangan AKDR

C. Penggunaan pil KB kombinasi

D. Tidak menggunakan kontrasepsi

E. Setelah melahirkan


5.

Pasien wanita dengan PID sedang diterapi rawat jalan. Setelah 48 jam tidak ada perbaikan, tindakan selanjutnya adalah:

A. Melanjutkan terapi oral di rumah

B. Memberikan dosis antibiotik tambahan

C. Rujuk untuk terapi parenteral/rawat inap

D. Hentikan antibiotik dan observasi

E. Lakukan tindakan pembedahan segera


6.

Seorang wanita 27 tahun datang dengan keluhan nyeri saat berkemih dan muncul lenting di kemaluannya sejak 3 hari lalu. Pada pemeriksaan ditemukan vesikel multipel di vulva yang mudah pecah menjadi ulkus dangkal dengan dasar eritema, sangat nyeri, serta disertai limfadenopati inguinal. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Sifilis

B. Ulkus mole

C. Kandidiasis vulvovaginal

D. Herpes genitalis (HSV-2)

E. Limfogranuloma venereum (LGV)


7.

Ibu hamil 35 minggu datang kontrol rutin. Terdapat riwayat herpes genitalis berulang sebelumnya, saat ini tidak ada lesi aktif. Tatalaksana paling tepat untuk mencegah rekurensi saat persalinan adalah:

A. Asiklovir 400 mg 3x/hari mulai 36 minggu

B. Asiklovir 200 mg 5x/hari mulai saat ini

C. SC elektif pada usia kehamilan 39 minggu

D. Tidak perlu intervensi jika tidak ada lesi

E. Metronidazol 500 mg 2x/hari mulai 36 minggu


8.

Faktor risiko terbesar terjadinya transmisi neonatal HSV adalah:

A. Infeksi primer trimester III menjelang persalinan

B. Infeksi rekuren saat persalinan

C. Infeksi primer trimester I

D. Infeksi asimtomatik trimester II

E. Riwayat SC pada persalinan sebelumnya


9.

Pada ibu hamil dengan herpes genitalis aktif saat persalinan, tindakan persalinan yang dianjurkan adalah:

A. Persalinan pervaginam dengan induksi

B. Persalinan pervaginam dengan profilaksis antibiotik

C. Persalinan pervaginam dengan episiotomi profilaksis

D. SC elektif untuk mencegah transmisi ke neonatus

E. Tidak ada perlakuan khusus, lanjut persalinan normal


10.

Yang TIDAK dianjurkan dalam manajemen obstetri pada pasien hamil dengan risiko shedding HSV adalah:

A. Menghindari AROM (artificial rupture of membranes)

B. Menghindari pemasangan scalp electrode

C. Menghindari penggunaan vacuum dan forceps

D. Rutin melakukan swab HSV pada semua ibu hamil tanpa gejala

E. Memberikan profilaksis asiklovir mulai 36 minggu jika ada riwayat herpes


11.

Seorang wanita 24 tahun datang dengan keluhan nyeri saat berkemih, sering kencing, dan terasa tidak lampias sejak 2 hari lalu. Tidak ada demam atau nyeri pinggang. Pemeriksaan fisik hanya didapatkan nyeri tekan suprapubik. Penatalaksanaan paling tepat adalah:

A. Memberikan antibiotik empiris oral

B. Melakukan kultur urin dulu baru beri antibiotik

C. Memberikan antibiotik parenteral

D. Segera rujuk ke nefrologi

E. Tidak perlu terapi, cukup observasi


12.

Antibiotik lini pertama untuk cystitis non komplikata menurut guideline IDSA & EAU terbaru adalah:

A. Nitrofurantoin atau fosfomisin

B. Ceftriaxone

C. Ciprofloxacin

D. Azitromisin

E. Metronidazol


13.

Seorang wanita 35 tahun mengeluh nyeri saat BAK. Urinalisis menunjukkan leukosit esterase positif, nitrit positif, dan piuria. Apa patogen tersering?

A. Klebsiella pneumoniae

B. Staphylococcus saprophyticus

C. Escherichia coli

D. Proteus mirabilis

E. Enterococcus faecalis


14.

Tindakan berikut yang TIDAK dianjurkan dalam pencegahan ISK berulang adalah:

A. Berkemih setelah hubungan seksual

B. Minum air minimal 1,5-2 L/hari

C. Membersihkan perineum dari depan ke belakang

D. Menggunakan diafragma dengan spermisida

E. Tidak menahan BAK


15.

Pada wanita hamil trimester II ditemukan bakteriuria asimtomatik, tatalaksana yang tepat adalah:

A. Observasi

B. Antibiotik oral 4–7 hari

C. Kateterisasi urologi

D. Profilaksis jangka panjang

E. Tunggu muncul gejala baru obati


16.

Seorang wanita 24 tahun datang dengan keluhan keputihan sejak 1 minggu. Keputihan berwarna kekuningan, berbuih, bau amis, disertai rasa gatal hebat pada vagina. Pemeriksaan spekulum menunjukkan serviks eritem tanpa petekie. Diagnosis yang paling mungkin?

A. Vaginosis bakterialis

B. Kandidiasis

C. Trikomoniasis

D. Servisitis

E. PID


17.

Pasien 28 tahun dengan keputihan berbuih & gatal. Wet mount NaCl dalam 2 jam ditemukan negatif protozoa. Tindakan berikutnya?

A. Ulang pemeriksaan wet mount dalam 24 jam

B. Lakukan pemeriksaan NAAT (PCR) untuk T. vaginalis

C. Langsung terapi fluconazole

D. Rujuk kolposkopi

E. Observasi dulu


18.

Seorang wanita 30 tahun hamil trimester 2 didiagnosis trikomoniasis. Apa risiko yang paling mungkin terjadi pada kehamilannya?

A. Plasenta previa

B. Solusio plasenta

C. Persalinan preterm & BBLR

D. Preeklampsia

E. Hidramnion


19.

Apa tujuan utama memberikan terapi pada partner seksual pasien trikomoniasis?

A. Mengurangi gatal pasien

B. Mencegah reinfeksi & memutus rantai penularan

C. Menurunkan risiko preeklampsia

D. Mencegah kanker serviks

E. Mengatasi infertilitas


20.

Pada pemeriksaan laboratorium pasien trikomoniasis ditemukan pH vaginal 6,5. Kenapa hasil ini penting?

A. Menegakkan diagnosis kandidiasis

B. Menunjukkan flora normal lactobacillus dominan

C. Mendukung diagnosis trikomoniasis atau vaginosis bakterialis

D. Menentukan perlu tidaknya pap smear

E. Petunjuk perlu kultur anaerob


21.

Seorang wanita 24 tahun datang dengan nyeri perut bawah bilateral sejak 4 hari, disertai keputihan kuning dan nyeri saat berhubungan. Pemeriksaan menunjukkan nyeri gerak serviks dan nyeri adneksa bilateral. Apa diagnosisnya?

A. Servisitis

B. Endometriosis

C. PID

D. Kehamilan ektopik

E. Kista ovarium ruptur


22.

Pasien 27 tahun dengan banyak pasangan seksual dan IUD baru 2 minggu mengeluh nyeri panggul, demam 38,4°C, dan discharge mukopurulen. Apa tindakan paling tepat?

A. Observasi ulang dalam 2 minggu

B. Pencabutan IUD segera

C. Terapi antibiotik oral empiris

D. Rawat inap dengan antibiotik parenteral

E. Laparoskopi eksplorasi


23.

Seorang wanita 21 tahun dengan nyeri panggul, nyeri gerak serviks, dan suhu 38,5°C. Apa pemeriksaan tambahan paling penting?

A. β-hCG

B. LED

C. USG transvaginal

D. Pap smear

E. Kultur anaerob


24.

Pasien 30 tahun sudah diterapi PID selama 3 hari, tetapi keluhan makin berat, muntah terus-menerus, dan perut tegang. Apa tindakan yang tepat?

A. Lanjutkan antibiotik oral

B. Ganti metronidazol ke klindamisin

C. Rawat inap dan berikan antibiotik parenteral

D. Observasi 24 jam

E. Tambahkan NSAID saja


25.

Apa komplikasi jangka panjang paling sering dari PID?

A. Karsinoma serviks

B. Mioma uteri

C. Infertilitas tubal

D. Prolaps uteri

E. Polip endometrium


26.

Seorang wanita hamil 12 minggu datang untuk ANC. Ia mengeluh lemas dan limfadenopati servikal. Riwayat: baru makan sate kambing setengah matang. Serologi: IgM (+), IgG aviditas rendah. Diagnosis?

A. CMV kongenital

B. Rubella akut

C. Toksoplasmosis akut primer

D. Sifilis primer

E. Listeriosis


27.

Ibu hamil 28 minggu, IgG (+) dengan aviditas >60%. Artinya?

A. Infeksi akut

B. Infeksi <3 bulan

C. Infeksi lama, risiko minimal

D. Reaktivasi laten

E. Hasil tidak bermakna


28.

USG janin menunjukkan hidrosefalus dan kalsifikasi periventrikular. Ibu IgM (+). Diagnosis banding?

A. Herpes neonatal

B. CMV kongenital

C. Sifilis

D. Rubella

E. Listeriosis


29.

Ibu hamil 20 minggu, janin terkonfirmasi terinfeksi T. gondii. Terapi?

A. Spiramycin

B. Pyrimethamine + Sulfadiazine + Folinat

C. Acyclovir

D. Penicillin G

E. Amphotericin B


30.

Bayi lahir dari ibu dengan toksoplasmosis akut trimester pertama. Pemeriksaan lanjutan yang diperlukan?

A. VDRL

B. Funduskopi & USG transfontanel

C. HBsAg

D. Kultur darah

E. PCR CMV