
Rumus Perkiraan Tinggi Fundus Uteri (TFU)
Artinya:
Tinggi fundus uteri dalam cm dapat diperkirakan dari umur kehamilan dalam minggu.
Rentang ±2 cm digunakan karena adanya variasi fisiologis (postur ibu, jumlah janin, volume cairan ketuban dan posisi janin).
Di beberapa referensi, rumus ini juga ditulis sebagai:
Tabel Perbandingan TFU – Usia Kehamilan – Lokasi Fundus
| Usia Kehamilan (minggu) | Tinggi Fundus Uteri (TFU) | Lokasi Fundus |
|---|---|---|
| 12 minggu | ± 12 cm | Tepat di atas simfisis pubis |
| 16 minggu | ± 16 cm | Pertengahan antara simfisis dan umbilikus |
| 20 minggu | ± 20 cm | Setinggi umbilikus |
| 24 minggu | ± 24 cm | 2 jari di atas umbilikus |
| 28 minggu | ± 28 cm | Tengah antara umbilikus dan prosesus xifoideus |
| 32 minggu | ± 32 cm | 2/3 jarak umbilikus–xifoideus |
| 36 minggu | ± 36 cm | Setinggi prosesus xifoideus |
| 38–40 minggu | ± 38–40 cm | Sedikit turun, kepala mulai masuk PAP |

Catatan Klinis
TFU biasanya ≈ usia kehamilan (dalam cm) setelah minggu ke-20.
Setelah minggu ke-36, fundus sedikit turun karena kepala masuk ke pintu atas panggul (PAP).
Selisih ± 2 cm dari usia kehamilan masih dianggap normal.
Interpretasi
TFU sesuai usia kehamilan → pertumbuhan janin normal.
TFU lebih kecil dari usia kehamilan → curiga IUGR, oligohidramnion.
TFU lebih besar dari usia kehamilan → curiga kehamilan ganda, makrosomia, polihidramnion.⁶
Definisi
Tinggi Fundus Uteri (TFU) adalah ukuran jarak antara tepi atas simfisis pubis hingga puncak fundus uteri menggunakan pita ukur atau palpasi manual. Pengukuran ini digunakan untuk memperkirakan usia kehamilan dan pertumbuhan janin.¹
Tujuan Pengukuran TFU
Menilai pertumbuhan janin secara tidak langsung.
Memperkirakan usia kehamilan bila riwayat haid tidak pasti.
Memantau kemungkinan gangguan pertumbuhan janin seperti IUGR atau makrosomia.²,³
Metode Pengukuran
Ibu dalam posisi supinasi dengan kandung kemih kosong.
Pita ukur diletakkan dari tepi atas symphysis pubis ke puncak fundus uteri.
TFU dicatat dalam centimeter (cm).⁴
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi
Posisi janin (sungsang vs kepala).
Volume cairan ketuban.
Tingkat pengisian kandung kemih.
Mioma uteri atau kelainan rahim.⁷,⁸