Soal-soal Hematologi

Soal-soal Hematologi

1.

Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun datang dengan keluhan pucat dan mudah lelah. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan: Hb 7,2 g/dL, MCV 65 fL, RDW meningkat, dan ferritin 8 ng/mL. Terapi awal yang PALING tepat adalah ...

A. Transfusi PRC segera

B. Suplementasi zat besi oral 3 mg/kgBB/hari

C. Suplementasi asam folat

D. Pemberian eritropoietin rekombinan

E. Infus zat besi IV ferric carboxymaltose


2.

Indikator laboratorium paling awal yang menunjukkan respons adekuat setelah 1 minggu terapi besi oral adalah …

A. Kenaikan Hb ≥ 2 g/dL

B. Retikulositosis (↑ hitung retikulosit)

C. Peningkatan kadar ferritin

D. Penurunan RDW

E. Peningkatan transferrin saturation


3.

Parameter laboratorium yang PALING sensitif untuk mendeteksi defisiensi besi pada tahap awal adalah …

A. Hb

B. MCV

C. Ferritin serum

D. Saturasi transferrin

E. RDW


4.

Dosis elemental besi harian yang direkomendasikan untuk wanita hamil trimester II dengan anemia defisiensi besi sedang adalah...

A. 30 mg

B. 60 mg

C. 100 mg

D. 120 mg

E. 200 mg


5.

Efek samping gastrointestinal yang paling sering terjadi dari pemberian besi oral adalah …

A. Diare berair

B. Konstipasi

C. Mual muntah berat

D. Melena

E. Ulkus duodenum


6.

Seorang balita berusia 2 tahun didiagnosis dengan anemia defisiensi besi berulang. Faktor risiko NUTRISI yang paling sering mendasari kondisi ini adalah …

A. Konsumsi susu sapi > 700 mL/hari

B. Konsumsi teh manis saat makan

C. Kurang sayur hijau

D. Riwayat prematuritas

E. Riwayat perdarahan saluran cerna


7.

Pada anemia defisiensi besi dengan Hb < 5 g/dL disertai takikardia dan gagal jantung kongestif, tatalaksana awal PALING tepat adalah …

A. Suplementasi besi oral dosis tinggi

B. Transfusi PRC 10 mL/kgBB

C. Infus besi parenteral

D. Transfusi trombosit

E. Pemberian eritropoietin


8.

Penyerapan besi oral maksimal terjadi ketika preparat diminum ...

A. Bersamaan antibiotik golongan kuinolon

B. Setelah makan tinggi serat

C. Saat perut kosong dengan air dan tablet vitamin C

D. Bersama susu untuk mengurangi iritasi lambung

E. Sebelum tidur malam dengan teh hangat


9.

Nilai saturasi transferrin < 15% dengan ferritin < 15 ng/mL paling efektif untuk membedakan anemia defisiensi besi dari …

A. Talasemia minor

B. Anemia penyakit kronik

C. Anemia aplastik

D. Anemia megaloblastik

E. Anemia hemolitik autoimun


10.

Indikasi utama pemberian besi parenteral (IV) pada anemia defisiensi besi adalah...

A. Pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis aktif

B. Tidak toleran atau gagal respon terhadap besi oral

C. Hb < 8 g/dL

D. Kehamilan trimester I

E. Anemia gizi pada anak


11.

Seorang wanita 30 tahun datang dengan keluhan pucat, ikterus ringan, dan urine berwarna gelap sejak 1 minggu. Terdapat riwayat infeksi saluran napas atas 2 minggu sebelumnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan Hb 6,5 g/dL, retikulosit 8%, LDH tinggi, peningkatan bilirubin indirek, serta uji Coombs langsung positif untuk IgG dan C3d. Jenis AIHA yang paling mungkin adalah...

A. AIHA tipe dingin (cold agglutinin disease)

B. AIHA tipe panas (warm AIHA)

C. Hemoglobinuria paroksismal nokturnal

D. Mikrosferositosis herediter

E. Defisiensi G6PD


12.

Uji Coombs langsung (direct antiglobulin test) pada AIHA mendeteksi...

A. Kompleks antigen‑antibodi larut dalam serum

B. IgM bebas di plasma

C. Antibodi atau komplemen terikat pada permukaan eritrosit

D. Kerusakan membran eritrosit akibat radikal bebas

E. Hemoglobin bebas dalam plasma


13.

Patogenesis utama AIHA tipe dingin adalah antibodi … yang berikatan pada suhu < 37 °C dan biasanya mengaktivasi komplemenen.

A. IgA

B. IgD

C. IgE

D. IgG

E. IgM


14.

Terapi lini pertama yang PALING tepat untuk AIHA tipe panas dengan gejala sedang-berat adalah …

A. Prednison 1 mg/kgBB/hari

B. Splenektomi

C. Transfusi tukar (exchange transfusion)

D. Rituksimab dosis 375 mg/m²

E. Siklofosfamid oral


15.

Splenektomi dipertimbangkan pada pasien AIHA tipe panas jika...

A. Hemoglobin < 5 g/dL saat diagnosis

B. Gagal tapering steroid atau kambuh setelah respon awal

C. Tipe Coombs (+) C3d saja

D. Pasien berusia < 5 tahun

E. Terjadi reaksi transfusi hemolitik


16.

Temuan laboratorium yang PALING konsisten dengan AIHA adalah...

A. MCV rendah, RDW normal, Coombs (–)

B. Retikulosit tinggi, LDH tinggi, haptoglobin rendah

C. Leukosit menurun, trombosit menurun, Coombs (+)

D. Serum besi rendah, feritin rendah, TIBC tinggi

E. Bilirubin direk meningkat, GGT tinggi, ALP tinggi


17.

Obat yang PALING sering menyebabkan AIHA tipe panas adalah …

A. Metildopa

B. Isoniazid

C. Rifampisin

D. Asam klavulanat

E. Paracetamol


18.

AIHA merupakan manifestasi hematologi tersering pada penyakit autoimun berikut, KECUALI …

A. Lupus eritematosus sistemik

B. Rheumatoid arthritis

C. Sjögren syndrome

D. Tiroiditis Hashimoto

E. Skleroderma difus


19.

Pada pasien AIHA yang membutuhkan transfusi, strategi yang PALING aman adalah...

A. Menunda transfusi sampai antibodi auto terbukti menghilang

B. Menggunakan donor golongan darah langka

C. Menyilang silang (cross‑match) penuh terhadap sel donor yang paling kompatibel secara klinis

D. Memberikan darah O negatif tanpa cross‑match

E. Melakukan eksanguinotransfusi


20.

Komplikasi jangka panjang yang dapat terjadi pada AIHA dengan terapi steroid berkepanjangan adalah...

A. Hiperkalemia

B. Peningkatan densitas tulang

C. Diabetes melitus

D. Hipotensi kronis

E. Hipotiroidisme


21.

Seorang pria 24 tahun datang dengan keluhan lemas, pucat, perdarahan gusi, dan demam berulang. Hasil laboratorium: Hb 6,8 g/dL, leukosit 1 × 10⁹/L, trombosit 18 × 10⁹/L. Pemeriksaan aspirasi sumsum tulang menunjukkan hiposelular dengan dominasi jaringan lemak. Diagnosis yang paling mungkin adalah...

A. Leukemia mieloid akut

B. Anemia aplastik

C. MDS (myelodysplastic syndrome)

D. Anemia megaloblastik

E. Anemia defisiensi besi


22.

Kriteria severe aplastic anemia menurut Camitta mencakup semua hal berikut, KECUALI...

A. Sumsum tulang selularitas < 25 %

B. Neutrofil < 500/µL

C. Retikulosit < 20 000/µL

D. Trombosit < 20 000/µL

E. Hb < 7 g/dL


23.

Mekanisme yang PALING sering diduga menyebabkan anemia aplastik adalah …

A. Defisiensi asam folat

B. Kerusakan sel punca hematopoetik karena autoimun

C. Infiltrasi sumsum tulang oleh sel ganas

D. Mutasi β‑globin

E. Kehilangan zat besi kronik


24.

Obat berikut yang TIDAK dikenal memicu anemia aplastik idiosinkratik adalah...

A. Chloramphenicol

B. Carbamazepin

C. Methimazole

D. Rifampisin

E. Fenilbutazon


25.

Terapi definitif pilihan pertama untuk pasien < 40 tahun dengan donor saudara kandung HLA-cocok adalah …

A. Transfusi PRC teratur

B. Transplantasi sel punca hematopoetik alogenik

C. ATG + siklosporin

D. Steroid dosis tinggi

E. Splenektomi


26.

Pada pasien > 50 tahun tanpa donor cocok, terapi lini pertama yang direkomendasikan adalah …

A. ATG kuda + siklosporin A

B. CTLA‑4 inhibitor

C. Azathioprin

D. Rituximab

E. Lenalidomid


27.

Indikasi pemberian transfusi trombosit profilaksis pada pasien anemia aplastik adalah ketika kadar trombosit …

A. < 50 000/µL

B. < 30 000/µL

C. < 20 000/µL

D. < 10 000/µL

E. < 5 000/µL


28.

Pada pasien anemia aplastik dengan demam neutropenia, antibiotik spektrum luas harus segera diberikan ketika neutrofil < …/µL.

A. 1500

B. 1000

C. 500

D. 200

E. 100


29.

Hasil laboratorium yang PALING karakteristik pada anemia aplastik adalah …

A. Makrositosis dan peningkatan LDH

B. Pancitopenia dengan retikulosit rendah

C. Leukositosis dengan blast > 20 %

D. Anisositosis berat dan RDW tinggi

E. Hipokrom mikrositosis dengan ferritin rendah


30.

Pada anemia aplastik, pemeriksaan sitogenetik sumsum tulang penting terutama untuk...

A. Menilai risiko transformasi menjadi leukemia mieloid akut

B. Mengukur cadangan zat besi

C. Menentukan kadar HbF

D. Mengonfirmasi defisiensi G‑6‑PD

E. Memprediksi kebutuhan transfusi PRC


31.

Seorang wanita 62 tahun mengeluh lemas, lidah terasa terbakar, dan kesemutan di kaki. Riwayat gastritis autoimun. Pemeriksaan: Hb 7,8 g/dL, MCV 114 fL, leukosit 3,5 × 10⁹/L, trombosit 110 × 10⁹/L, kadar vitamin B₁₂ 70 pg/mL (normal 200-900), kadar folat normal. Temuan pemeriksaan darah tepi yang paling sesuai adalah...

A. Dominasi sel target

B. Sel sickle

C. Sel pisang (tear‑drop)

D. Hypersegmented neutrophil

E. Sferosit mikrositik


32.

Anemia megaloblastik akibat defisiensi vitamin B₁₂ terutama disebabkan oleh gangguan sintesis …

A. Hemoglobin

B. DNA timidin

C. Membran sel eritrosit

D. RNA ribosomal

E. ATP mitokondria


33.

Manifestasi neurologis defisiensi vitamin B₁₂ yang paling khas adalah …

A. Ataksia dan parestesia karena degenerasi traktus posterior medula spinalis

B. Tremor intensi

C. Hemiparesis spastik

D. Disartria pseudobulbar

E. Neuropati sensorik saraf kranial


34.

Pemeriksaan laboratorium yang paling sensitif untuk mendeteksi defisiensi vitamin B₁₂ pada tahap awal adalah …

A. Homosistein plasma

B. Ferritin serum

C. Deoxyuridine suppression test

D. Methylmalonic acid (MMA) serum

E. Retikulosit count


35.

Seorang pria yang telah menjalani pola makan vegan ketat selama 10 tahun datang untuk pemeriksaan skrining. Hasil laboratorium menunjukkan kadar vitamin B₁₂ 190 pg/mL (pada batas bawah normal), dengan peningkatan kadar MMA dan homosistein. Terapi profilaksis yang dianjurkan adalah...

A. 1 mg folat oral harian

B. 100 µg cyanocobalamin oral harian

C. 1 mg cyanocobalamin IM mingguan × 8 minggu, lalu bulanan

D. 5 mg vitamin B₆ oral harian

E. 1000 IU vitamin D mingguan


36.

Setelah pemberian vitamin B₁₂ parenteral pada anemia megaloblastik, respons hematologi pertama yang dapat diamati adalah...

A. Peningkatan kadar hemoglobin

B. Penurunan LDH

C. Retikulositosis dalam 3‑5 hari

D. Normalisasi MCV dalam 24 jam

E. Perbaikan neuropati dalam 48 jam


37.

Pada anemia pernisiosa, antibodi autoimun terutama ditujukan terhadap …

A. Sel parietal dan faktor intrinsik

B. Sel chief dan pepsinogen

C. Gastrin dan reseptor CCK‑B

D. Proton pump H⁺/K⁺‑ATPase

E. Ghrelin di fundus lambung


38.

Kondisi berikut dapat menurunkan penyerapan vitamin B₁₂, KECUALI …

A. Reseksi ileum terminal

B. Infeksi Diphyllobothrium latum

C. Konsumsi metformin jangka panjang

D. Hipoklorhidria

E. Konsumsi suplemen kalsium karbonat


39.

Pada sediaan sumsum tulang, anemia defisiensi vitamin B₁₂ menunjukkan...

A. Hiperseluler dengan maturasi eritroid tertunda (nukleus sitoplasma asynchrony)

B. Sumsum aplastik lemak dominan

C. Eritropoiesis megaloblastik disertai ring sideroblast

D. Fibrosis retikulin

E. Hiperplasia garis mieloid saja


40.

Seorang pasien dengan anemia megaloblastik dan penyakit celiac sedang menjalani terapi vitamin B₁₂ parenteral. Parameter yang sebaiknya dimonitor dalam 8 minggu untuk menilai respons terapi adalah…

A. Kadar MMA dan homosistein

B. Retikulosit dan Hb

C. Ferritin serum

D. Kadar folat eritrosit

E. LDH dan bilirubin indirek


41.

Seorang wanita hamil 28 tahun pada trimester II datang dengan keluhan lemah dan pusing. Hasil pemeriksaan: Hb 8,0 g/dL, MCV 110 fL, leukosit dan trombosit normal, kadar folat serum 2 ng/mL (N > 4), vitamin B₁₂ normal. Terapi PALING tepat adalah …

A. Suplemen zat besi oral

B. Asam folinat 1 mg IM harian

C. Asam folat 5 mg oral harian

D. Vitamin B₁₂ 1 mg IM setiap bulan

E. Transfusi PRC segera


42.

Peningkatan homosistein disertai kadar metilmalonat normal pada anemia megaloblastik menunjukkan defisiensi …

A. Vitamin B₁₂

B. Vitamin B₆

C. Asam folat

D. Riboflavin

E. Niacin


43.

Obat yang PALING sering menyebabkan defisiensi folat adalah …

A. Metotreksat

B. Levothyroxin

C. Atorvastatin

D. Amlodipin

E. Omeprazol


44.

Pada anemia megaloblastik akibat defisiensi folat, perubahan morfologi neutrofil yang khas adalah...

A. Hipersegmentasi (> 5 lobus)

B. Sitoplasma vakuolisasi

C. Granulasi toksik

D. Pelger‑Huët anomaly

E. Badan Döhle banyak


45.

Asupan folat harian yang direkomendasikan untuk wanita usia reproduksi untuk mencegah cacat tabung saraf adalah …

A. 100 µg

B. 200 µg

C. 400 µg

D. 800 µg

E. 1 000 µg


46.

Mekanisme utama terjadinya anemia pada defisiensi folat adalah...

A. Hemolisis intravaskular

B. Gangguan sintesis DNA sel eritroid

C. Hambatan porfirin sintase

D. Kehilangan zat besi

E. Hemodilusi


47.

Pada pemeriksaan sumsum tulang, gambaran khas defisiensi folat adalah...

A. Hiposeluler dominan lemak

B. Eritroid hiperplasi dengan megaloblas

C. Fibrosis retikular

D. Krisis eritroblastik

E. Metaplasia mieloid


48.

Risiko defisiensi folat meningkat pada penderita malabsorpsi, terutama yang terjadi pada bagian ...

A. Duodenum

B. Jejunum proksimal

C. Ileum terminal

D. Kolon ascendens

E. Rektum


49.

Kombinasi suplemen asam folat dan sulfametoksazol-trimetoprim harus diwaspadai karena …

A. Meningkatkan absorpsi folat

B. Menghambat reduktase folat → memperburuk defisiensi

C. Menginduksi hemolisis

D. Menurunkan homosistein

E. Menyebabkan neutropenia imun


50.

Manifestasi neurologis yang PALING sering muncul pada defisiensi folat kronik adalah …

A. Kehilangan propriosepsi

B. Parestesia perifer ringan

C. Demensia ireversibel

D. Ataksia sensorik berat

E. Miopati proksimal


51.

Seorang pria 54 tahun datang dengan keluhan pusing, wajah kemerahan, dan gatal hebat setelah mandi air hangat. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 160/95 mmHg dan splenomegali 3 cm di bawah arkus. Hasil laboratorium: Hb 19 g/dL, Ht 57%, leukosit 12 × 10⁹/L, trombosit 550 × 10⁹/L, dengan saturasi O₂ normal. Pemeriksaan genetik yang PALING dianjurkan untuk mengonfirmasi diagnosis adalah...

A. Analisis mutasi CALR exon 9

B. Analisis mutasi MPL W515

C. Analisis mutasi JAK2 V617F

D. Analisis BCR‑ABL t(9;22)

E. Analisis mutasi EZH2


52.

Batas target hematokrit yang direkomendasikan selama terapi flebotomi reguler pada pasien polisitemia vera pria adalah ...

A. < 50 %

B. < 48 %

C. < 45 %

D. < 42 %

E. < 40 %


53.

Komplikasi kardiovaskular yang PALING sering dan mematikan pada polisitemia vera adalah …

A. Gagal jantung kongestif

B. Emboli paru

C. Infark miokard akut

D. Trombosis serebri (stroke iskemik)

E. Trombosis vena dalam


54.

Mekanisme pruritus aquagenik pada PV terutama berkaitan dengan...

A. Peningkatan kadar histamin akibat degranulasi basofil

B. Peningkatan serotonin trombosit

C. Pelepasan prostasiklin berlebih

D. Degradasi bradikinin dalam kulit

E. Aktivasi jalur komplement


55.

Pada polisitemia vera, kadar eritropoietin (EPO) serum umumnya...

A. Sangat meningkat

B. Sedikit meningkat

C. Normal

D. Rendah

E. Tidak dapat diprediksi


56.

Obat sitoreduktif lini pertama yang direkomendasikan untuk pasien PV risiko tinggi (usia > 60 tahun atau memiliki riwayat trombosis) adalah …

A. Interferon‑α pegilasi

B. Ruxolitinib

C. Busulfan

D. Hydroxyurea

E. Anagrelide


57.

Tanda klinis "plethora facies" pada PV disebabkan oleh...

A. Vasodilatasi arterioles kutan

B. Peningkatan massa hemoglobin dan perfusi kapiler

C. Hipoksia kronik jaringan

D. Stasis vena superfisial

E. Deposisi hemosiderin dermal


58.

Transformasi keganasan yang PALING mungkin terjadi pada perjalanan penyakit PV jangka panjang adalah …

A. Limfoma Hodgkin

B. Myelofibrosis pasca‑PV

C. Leukemia limfoblastik akut

D. Karsinoma hepatoseluler

E. Sindroma mielodisplasia non‑spesifik


59.

Menurut kriteria WHO 2016, berikut ini termasuk kriteria MAYOR untuk diagnosis PV, KECUALI...

A. Hb > 16,5 g/dL (pria) atau 16 g/dL (wanita)

B. Volume eritrosit total (RCM) > 25 % di atas normal

C. Bone marrow hiperselular dengan panmielosis

D. Mutasi JAK2 V617F atau JAK2 exon 12

E. Kadar EPO serum rendah


60.

Terapi tambahan yang direkomendasikan untuk menurunkan risiko trombotik pada semua pasien PV, kecuali jika terdapat kontraindikasi, adalah...

A. Aspirin dosis rendah harian

B. Warfarin profilaksis

C. Statin harian

D. Clopidogrel tunggal

E. Heparin berat molekul rendah mingguan


61.

Seorang anak perempuan berusia 3 tahun dibawa ke rumah sakit karena pucat yang berlangsung lama. Hasil pemeriksaan menunjukkan Hb 6,2 g/dL, MCV 60 fL, RDW normal, dan sel target (+). Elektroforesis Hb memperlihatkan HbA 4%, HbF 92%, HbA₂ 4%. Diagnosis yang paling mungkin adalah...

A. β‑thalassemia minor

B. β‑thalassemia intermedia

C. β‑thalassemia mayor

D. α‑thalassemia trait

E. Anemia defisiensi besi


62.

Genotip HBA–/–, –/– (deletions pada keempat gen α‑globin) akan menyebabkan...

A. HbH disease

B. Hydrops fetalis

C. Silent carrier

D. Hemoglobin Bart’s

E. Hb Constant Spring


63.

Terapi utama untuk mencegah kelebihan besi pada pasien β‑thalassemia mayor yang menjalani transfusi rutin adalah …

A. Suplemen vitamin C oral

B. Iron sucrose intravena

C. Deferasirox oral

D. Eritropoietin subkutan

E. Ferasus fumarat oral


64.

Indikasi transfusi sel darah merah pada anak dengan β‑thalassemia mayor meliputi...

A. Hb < 9,5 g/dL dengan gejala

B. Hb < 7 g/dL tanpa gejala

C. Hb < 11 g/dL setiap kali kontrol

D. Hb < 13 g/dL

E. Hb < 5 g/dL saja


65.

Manifestasi klinis wajah khas "facies thalassemia" terutama disebabkan oleh …

A. Obstruksi nasal kronik

B. Hipertrofi adenoid

C. Ekspansi sumsum tulang wajah

D. Infeksi berulang

E. Gangguan pertumbuhan kolagen


66.

Pemeriksaan skrining prenatal sederhana yang direkomendasikan untuk pasangan dengan risiko tinggi thalassemia adalah...

A. Hitung retikulosit

B. Uji NESTROFT

C. Serum ferritin

D. Tes Coombs

E. HbA1c


67.

Pada pasien dengan β‑thalassemia mayor, target kadar Hb pra‑transfusi yang direkomendasikan oleh WHO adalah …

A. 5–7 g/dL

B. 7–9 g/dL

C. 9–10,5 g/dL

D. 11–12,5 g/dL

E. > 13 g/dL


68.

Komplikasi endokrin yang paling sering terjadi pada remaja dengan thalassemia akibat penumpukan besi kronis adalah …

A. Hipotiroidisme

B. Diabetes melitus

C. Pubertas tertunda

D. Hipoparatiroidisme

E. Insufisiensi adrenal


69.

Terapi kuratif yang saat ini tersedia untuk β-thalassemia mayor adalah …

A. Transfusi darah seumur hidup

B. Splenektomi

C. Transplantasi sel punca hematopoietik allogenik

D. Desferoksamin kontinu

E. Deferipron oral


70.

Obat luspatercept yang disetujui untuk β‑thalassemia bekerja dengan mekanisme utama …

A. Menstimulasi eritropoiesis dengan agonis EPO‑reseptor

B. Mengikat TGF‑β ligand dan meningkatkan maturasi eritroid

C. Menghambat hepcidin

D. Chelator besi generasi baru

E. Menekan α‑globin mRNA


71.

Seorang wanita 65 tahun datang dengan demam tinggi, nyeri tenggorokan, dan sariawan. Ia baru saja mengonsumsi methimazole untuk hipertiroidisme. Hasil darah menunjukkan ANC 150/μL. Apa diagnosis yang paling mungkin?

A. Anemia aplastik

B. Leukemia akut

C. Agranulositosis

D. Mielofibrosis

E. Neutropenia autoimun


72.

Apa penatalaksanaan awal yang paling penting pada pasien agranulositosis dengan demam?

A. Transfusi trombosit

B. Isolasi ketat dan tirah baring

C. Antibiotik empiris spektrum luas

D. Penghentian seluruh obat yang sedang dikonsumsi

E. Pemberian vitamin B12 dan asam folat


73.

Pemeriksaan laboratorium yang menjadi dasar utama diagnosis agranulositosis adalah...

A. LED dan CRP

B. Hitung jenis leukosit lengkap

C. Apusan darah tepi

D. Retikulosit dan kadar eritropoietin

E. Uji ANA dan ANCA


74.

Obat yang paling sering dikaitkan dengan agranulositosis akibat reaksi idiosinkratik adalah...

A. Levothyroxine

B. Methimazole

C. Omeprazole

D. Amlodipine

E. Aspirin


75.

Seorang pria dengan ANC 400/μL dan demam 38,7°C telah diberikan piperacillin-tazobactam. Setelah 5 hari demam masih berlanjut. Apa tindakan selanjutnya?

A. Ganti antibiotik ke golongan makrolid

B. Tambahkan kortikosteroid

C. Tambahkan antifungal empiris

D. Lakukan debridement luka

E. Berikan aspirin dan antipiretik