Soal-soal Endokrin Metabolik
Seorang perempuan 32 tahun dengan riwayat penyakit Graves tidak terkontrol datang ke IGD dengan demam 40 °C, gelisah, dan diare. Nadi 160 x/menit, tekanan darah 150/80 mmHg, napas 28 x/menit. Pada pemeriksaan fisik ditemukan berkeringat deras, refleks hiperaktif, dan mata menonjol. Hasil laboratorium menunjukkan FT4 sangat meningkat, TSH <0,01 μIU/mL, dan leukosit 14.000/μL. Skor Burch–Wartofsky 70. Diagnosis paling mungkin adalah …
A. Graves disease tanpa komplikasi
B. Krisis tiroid (thyroid storm)
C. Sepsis berat
D. Sindrom hormon tiroid ektopik
E. Malignant hyperthermia
Faktor pemicu yang paling sering menyebabkan krisis tiroid adalah …
A. Trauma toraks
B. Infeksi sistemik
C. Hipoglikemia
D. Obat antikoagulan
E. Anemia defisiensi besi
Komponen berikut merupakan bagian dari skor Burch–Wartofsky, kecuali …
A. Suhu tubuh
B. Gangguan neurologis
C. Gangguan gastrointestinal
D. Tekanan nadi
E. Kadar natrium serum
Langkah farmakoterapi pertama yang harus diberikan pada pasien krisis tiroid dengan kondisi hemodinamik stabil adalah …
A. Propiltiourasil
B. Propranolol
C. Deksametason
D. Lugol iodine
E. Kolestiramin
Setelah pemberian propiltiourasil, larutan iodium jenuh (SSKI) sebaiknya diberikan dengan interval waktu berapa?
A. Langsung bersamaan
B. 15 menit kemudian
C. 1 jam kemudian
D. 4–6 jam kemudian
E. 24 jam kemudian
Tujuan utama pemberian glukokortikoid pada krisis tiroid adalah, kecuali...
A. Menurunkan konversi T4 ke T3
B. Menangani insufisiensi adrenal relatif
C. Mengurangi deiodinasi perifer
D. Mengatasi hiperglikemia
E. Mengurangi proses autoimun
Obat berikut yang paling efektif dalam menghambat konversi periferal T4 menjadi T3 adalah …
A. Propranolol dosis tinggi
B. Deksametason 4 mg setiap 6 jam
C. Kolestiramin
D. Propiltiourasil
E. Lugol iodine
Seorang wanita hamil trimester III mengalami krisis tiroid. Obat antitiroid yang menjadi pilihan utama adalah …
A. Metimazol
B. Propiltiourasil
C. Carbimazol
D. Radioiodin
E. Litium karbonat
Penatalaksanaan suportif paling penting pada krisis tiroid dengan hipertermia berat >40,5 °C adalah …
A. Pemberian antipiretik asetaminofen dosis tinggi saja
B. Pendinginan fisik aktif (cooling blanket, es pack)
C. Pemberian ibuprofen
D. Diuretik loop
E. Hemodialisis
Tindakan yang paling tepat dilakukan bila pasien krisis tiroid tidak memberikan respons setelah terapi obat maksimal dalam 24–48 jam adalah …
A. Plasmapheresis
B. Radioiodin ablation segera
C. Hemodialisis rutin
D. Total tiroidektomi elektif
E. Observasi ketat tanpa intervensi tambahan