Inspeksi Leher

Inspeksi Leher

Pemeriksaan Leher

Melakukan Keterampilan

1.

Mengucapkan salam, memperkenalkan diri, memastikan identitas pasien, menjelaskan dan meminta persetujuan tindakan yang akan dilakukan.

2.

Memeriksa ketersediaan alat.

3.

Mencuci tangan.

Tekanan Vena Jugularis (JVP)

4.

Meminta pasien untuk tidur terlentang dengan bantal dengan sudut 30-450.

5.

Menekan vena dengan 1 jari disebelah atas clavicula.

6.

Menekan vena disebelah atas dekat mandibula dengan jari yang lain.

7.

Melepas tekanan disebelah bawah di atas clavicula.

8.

Menunjuk dimana vena terisi waktu inspirasi biasa.

9.

Membuat bidang datar melalui angulus ludovici sejajar lantai.

10.

Menghitung jarak antara puncak pengisian vena dengan bidang datar yang melalui angulus ludovici.

Pemeriksaan Paru

Melakukan Keterampilan

11.

Mengucapkan salam, memperkenalkan diri, memastikan identitas pasien, menjelaskan dan meminta persetujuan tindakan yang akan dilakukan.

12.

Memeriksa ketersediaan alat.

13.

Mencuci tangan .

14.

Meminta pasien melepaskan pakaian atas serta berbaring terlentang.

Inspeksi Keadaan Umum Berkaitan dengan Pernapasan

15.

Inspeksi lesi pada dinding toraks, kelainan bentuk toraks, sifat, dan pola napas.

16.

Menilai ada tidaknya sesak.

17.

Menilai ada tidaknya napas cuping hidung, penggunaan otot bantu napas, dan retraksi otot interkostal.

Inspeksi Warna Kulit Berkaitan dengan Pernapasan

18.

Menilai sianosis perifer (warna kulit, bibir, kuku kebiruan), warna kulit pucat atau tidak.

Inspeksi Leher Berkaitan dengan Pernapasan

19.

Menyebutkan ada tidaknya penggunaan otot bantu napas m.sternokleidomastoideus, dan suprasternal.

20.

Menyebutkan ada tidaknya bendungan vena leher.

21.

Menyebutkan ada tidaknya pembesaran kelenjar getah bening.

Palpasi Leher

22.

Melakukan perabaan kelenjar getah bening: palpasi dengan ujung jari pada daerah sepanjang m.sternokleidomatoideus, supraklavikula, dan infraklavikula.

23.

Melakukan pemeriksaan posisi trakea dengan meletakkan ujung jari telunjuk pada daerah antara trakea-sternokleidomastoideus, kiri, dan kanan.

Inspeksi Ekstremitas Berkaitan dengan Pernapasan

24.

Menilai jari tabuh (clubbing finger), karat nikotin, dan otot lengan atas mengecil.

PEMERIKSAAN TORAKS ANTERIOR

25.

Meminta pasien melepaskan pakaian atas serta berbaring terlentang.

Inspeksi Toraks Anterior

26.

Inspeksi bentuk toraks dengan menilai diameter anteroposterior dibandingkan diameter sagital, serta besar sudut angulus costae.

27.

Mengidentifikasi ada tidaknya penyempitan dan pelebaran sela iga Inspeksi kelainan lain (ada tidaknya bendungan vena, benjolan, ginekomastia, atay spider nevi).

28.

Menilai kesimetrisan hemitoraks kiri dan kanan.

29.

Menilai frekuensi napas dalam 1 menit.

30.

Menilai kedalaman pernapasan.