Soal Hidrosefalus pada Dewasa

Soal Hidrosefalus pada Dewasa

1.

Seorang laki-laki 45 tahun datang dengan keluhan sakit kepala progresif dan muntah. CT scan kepala menunjukkan ventrikulomegali. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan adanya tumor yang menghambat aliran CSS pada akuaduktus Sylvii. Jenis hidrosefalus yang paling mungkin adalah:

A. Hidrosefalus komunikan

B. Hidrosefalus nonkomunikan

C. Normal pressure hydrocephalus

D. Hidrosefalus hipersekretorik

E. Hydrocephalus ex vacuo


2.

Seorang laki-laki 72 tahun dibawa keluarganya karena sejak 1 tahun terakhir semakin sulit berjalan. Pasien berjalan dengan langkah pendek dan lambat serta sulit memulai langkah. Dalam beberapa bulan terakhir pasien juga mengalami penurunan fungsi kognitif dan sering mengalami urgensi berkemih. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Penyakit Parkinson

B. Penyakit Alzheimer

C. Demensia vaskular

D. Normal pressure hydrocephalus

E. Stenosis spinal lumbal


3.

Seorang pasien berusia 70 tahun dicurigai mengalami idiopathic normal pressure hydrocephalus berdasarkan gejala klinis dan MRI yang menunjukkan ventrikulomegali dengan gambaran yang mendukung NPH. Dokter ingin menilai kemungkinan pasien memberikan respons terhadap terapi shunting. Pemeriksaan yang paling tepat adalah:

A. EEG

B. EMG

C. CSF tap test

D. CT angiografi

E. Biopsi otak


4.

Seorang pasien dewasa datang dengan dugaan hidrosefalus. Dokter ingin mengevaluasi anatomi ventrikel, jalur CSS, lokasi obstruksi, dan kemungkinan etiologi secara lebih rinci. Modalitas pencitraan yang paling tepat adalah:

A. Foto polos kepala

B. USG transfontanel

C. MRI otak

D. EEG

E. PET scan


5.

Seorang laki-laki 55 tahun datang ke IGD dengan sakit kepala hebat dan muntah progresif. Pasien kemudian mengalami penurunan kesadaran. CT scan menunjukkan ventrikulomegali yang progresif akibat obstruksi aliran CSS. Tindakan yang paling tepat adalah:

A. Observasi dan kontrol 1 bulan

B. Pemberian acetazolamide jangka panjang sebagai terapi definitif

C. Pemberian analgesik dan rawat jalan

D. Evaluasi dan drainase CSS segera oleh tim bedah saraf

E. Pungsi lumbal rutin tanpa evaluasi lebih lanjut