Soal Karsinoma Kolorektal

Soal Karsinoma Kolorektal

1.

Laki-laki 62 tahun datang dengan mudah lelah dan penurunan berat badan selama 3 bulan. Pasien tidak mengeluhkan perubahan pola BAB yang bermakna. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan anemia. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan massa pada kolon asendens. Manifestasi klinis tersebut terutama berkaitan dengan karakteristik anatomis kolon kanan berupa?

A. Lumen sempit dan feses padat

B. Lumen relatif lebar dan isi usus masih cair

C. Tidak memiliki drainase vena portal

D. Tidak memiliki drainase limfatik

E. Tidak dapat mengalami perdarahan


2.

Perempuan 58 tahun mengalami perubahan pola BAB, konstipasi progresif, feses semakin kecil, dan beberapa kali BAB bercampur darah. Dokter mencurigai karsinoma kolon. Pemeriksaan yang paling tepat untuk memperoleh diagnosis definitif adalah?

A. CEA serum

B. USG abdomen

C. CT abdomen

D. Kolonoskopi dengan biopsi

E. Pemeriksaan darah samar feses


3.

Laki-laki 65 tahun didiagnosis adenokarsinoma kolon. Pemeriksaan menunjukkan tumor telah menginvasi muskularis propria, tetapi tidak ditemukan metastasis kelenjar limfe maupun metastasis jauh. Berdasarkan sistem TNM, kategori tumor primernya adalah?

A. Tis

B. T1

C. T2

D. T3

E. T4


4.

Laki-laki 60 tahun dengan karsinoma kolon kiri datang dengan nyeri abdomen kolik, distensi progresif, muntah, dan tidak dapat BAB maupun flatus. Abdomen distensi dengan bising usus meningkat bernada tinggi. Komplikasi yang paling mungkin adalah?

A. Peritonitis tanpa perforasi

B. Obstruksi usus

C. Metastasis hati

D. Fistula vesikokolika

E. Karsinomatosis peritoneal


5.

Perempuan 55 tahun didiagnosis karsinoma rektum. Setelah konfirmasi histopatologi, dokter ingin menentukan ekstensi lokal tumor, hubungannya dengan mesorektum, dan struktur pelvis untuk merencanakan terapi. Pemeriksaan yang paling sesuai adalah?

A. Foto polos abdomen

B. USG abdomen

C. MRI pelvis

D. CEA serum

E. Barium enema